Translate

Desa Kodinji, Desa Yang Memiliki 230 Penduduk Kembar

Desa Kodinji, Desa Yang Memiliki 230 Penduduk Kembar


Berjalan di sekitar Desa Kodinji, Kerala Utara - India, jangan heran jika anda merasa memiliki penglihatan ganda. Sebab, di desa tersebut memang dapat banyak orang yang mirip.

Ya! desa Kodinji memang memiliki 230 pasangan kembar. Tak ada yang tahu mengapa terdapat banyak orang kembar di desa berpenduduk 15.000 jiwa itu. Namun seorang dokter setempat menyatakan, kemungkinan hal itu terkait dengan masalah air.

Di desa Kodinji, dari setiap kelahiran 35-45 kelahiran terdapat satu anak kembar. Jumlah ini empat kali lipat dari yang normal. Maka tidak mengejutkan jika desa di Kerala Utara - India ini terkenal dengan sebutan "desa kembar".

Survei terakhir yang dilakukan Asosiasi Keluarga dan Kembar Kodinji (TAKA) menunjukan, terdapat 204 pasangan kembar di desa tersebut. Survei dilakukan door-to-door awal tahun ini.

Namun jika digabungkan dengan hasil survei sebelumnya maka kemungkinan jumlahnya mencapai 230 pasangan, kata penduduk setempat. Jumlah tersebut masih akan bertambah lagi karena terdapat lima wanita di desa tersebut yang sedang mengandung bayi kembar.

Kejaiban Medis

"Sungguh fenomena yang menakjubkan melihat keajaiban medis terjadi diwilayah terpencil, tempat dimana tidak ada bahan kimia atau obat-obatan berbahaya yang mempengaruhi, ini desa yang perawan" kata Dr. Sribuju, seorang peneliti.



Pathummakutty dan Hipathutty, keduanya berusia 65 tahun, adalah pasangan kembar tertua di desa tersebut. adapun yang termuda adalah Rifa Ayeshandan dan Ritha Ayesha. keduanya baru lahir 10 Juni lalu. Bayi kembar identik tersebut sangat sulit dibedakan, namun orang tuanya mengaku dapat membedakan keduanya.

Menjalani hidup sebagai orang kembar tak selalu mudah. Pathummakutty mengenang bagaimana orang tuanya berjuang mati-matian untuk menghidupi dia dan saudaranya saat masih kecil. Namun dia juga ingat masa-masa indah seperti saat keduanya tertawa bersama gara-gara orang kebingungan mengira dirinya adalah saudara kembarnya.

Saking banyaknya anak yang kembar, para guru di desa Kodinji kerap salah menunjuk. Salmabi, salah seorang siswa yang memiliki saudara kembar, pernah merasa sangat kesal lantaran dia dituding melakukan apa yang dilakukan saudara kembarnya, "itu selalu terjadi setiap saat" katanya.

Para ilmuwan masih berupaya menyibak misteri mengapa terdapat banyak pasangan kembar di desa tersebut. "Berdasarkan fakta-fakta ilmiah, kami menduga hal itu disebabkan oleh faktor lingkungan, bisa jadi kandungan zat air" kata MK Sribuju, dokter setempat.

Dia mengatakan, penyebab utama kelahiran kembar biasanya adalah obat-obatan. di dunia barat mereka yang melahirkan anak kembar sebagian besar pernah mengkonsumsi obat penyubur, karena kebiasaan makan atau mengkonsumsi suatu obat secara berlebihan.

Kelahiran kembar juga di pengaruhi semakin tingginya usia perkawinan. Orang yang telat menikah memiliki resiko melahirkan anak kembar, katanya. Namun itu juga tidak berlaku di desa Kodinji, sebab di desa itu sebagian besar warganya menikah pada usia 18 hingga 20 tahun.

"Semua faktor yang dapat memicu kelahiran kembar tidak kami temui di sini, apa penyebab fenomena ini belum diketahui" tandasnya.

Penduduk desa Kodinji percaya kelahiran kembar terkait dengan air. Kodinji merupakan desa yang dikelilingi lahan berair, saat musim hujan desa itu tidak dapat diakses karena lebatnya hujan, sementara ilmuwan berupaya mencari penyebab banyaknya anak kembar di desa itu, para orang tua sibuk meminta anak-anaknya agar tidak selalu bersama, namun upaya itu tidak banyak membantu mengingat banyak anak kembar yang memiliki nama serupa dan mengenakan baju yang nyaris tanpa beda.

Para orang tua juga sering kerepotan karena salah satu anak kembar sakit, maka akan diikuti oleh saudara kembarnya. Kendati demikian, untuk soal hobi tak semuanya sama, kembar identik Anu dan Abhi misalnya menyukai bintang film yang berbeda, untuk urusan olahraga mereka juga tidak sama, yang satu suka bermain kriket, sementara yang lain menggandrungi sepak bola.

Dengan segala perhatian yang ditunjuk kepada anak kembar di desa Kodinji, Ajmer (12) jadi merasa bahwa menjadi kembar itu trendi.

sumber
Wah, Ada Restoran Bertenaga Urine di Melbourne

Wah, Ada Restoran Bertenaga Urine di Melbourne

Melbourne - Sebuah restoran di Melbourne, Australia, yang tenaga listriknya dihasilkan dari urine atau air seni telah dibuka untuk bisnis. Menurut Smart Planet, baru-baru ini, Proyek Greenhouse ini juga menggunakan produk pertanian untuk insulasi dan energi, serta dibangun dengan materi-materi daur ulang.

"Urine itu sangat bagus untuk nitrogen dan sangat berharga. Anda hanya memerlukan air seni dari 25 orang untuk menyediakan pupuk yang digunakan untuk satu hektare ladang," kata sang desainer asal Belanda, Joost Bakker. "Saya telah merancang restoran ini secara terbalik. Saya memulainya dengan bagian akhir terlebih dahulu, dengan menilai produksi limbah, dan bekerja dari sana."

"Saya selalu bermimpi untuk membangun sebuah restoran yang tidak menghasilkan limbah dan sekarang akhirnya saya telah mencapai hal itu!". Setiap bagian dari bangunan ini juga dibangun dengan materi yang 100% dapat didaur ulang.

sumber

Misteri Danau Menyala Berwarna Biru Neon di Australia


Berenang seharusnya memberikan suasana yang sehat bagi raga kita. Tetapi, belum tentu demikian halnya jika Anda berenang di kolam misterius ini. Kulit Anda bisa seketika berubah menjadi biru neon usai berenang di danau itu.

"Rasanya seperti kami sedang bermain dengan cat radioaktif," kata Phil Hart yang menangkap gambar fenomena aneh ketika teman-temannya muncul dari sebuah danau di suatu malam.


Apa yang membuat air di tepi danau itu menyala dalam kegelapan? Ya, air berwarna terang di saat gelap itu tidak muncul dengan sendirinya. Ia tercipta karena reaksi kimia yang disebut biopendar (bioluminescence), yang muncul saat konsentrasi mikro-organisme di dalam air terganggu secara alamiah.
Phil, 34 tahun, meletakkan kameranya dengan penyanggah kaki tiga dengan kecepatan shutter lambat. Lalu, dia kemudian melempar butiran pasir dan batu sehingga kamera dapat menangkap gambar bintik-bintik air biru sebanyak mungkin.


Gambar-gambar ini terlihat sangat menakjubkan. Warnanya berubah ketika konsentrasi mikro-organisme Noctiluca Scintillans di dalam air tidak normal, jauh lebih tinggi dari biasanya. Phil dan teman-temannya mengambil gambar itu di Danau Gippsland, Victoria, Australia.

"Berada di sana dan melihat biopendar yang begitu memukau adalah kesempatan yang sangat langka," ujar Phil. "Saya di sini sebagai direktur program di sebuah organisasi yang secara rutin mengadakan agenda berkemah di sekitar Danau Gippsland sejak 50 tahun lalu. Dan, belum pernah ada yang dapat melihat biopendar seterang ini."

Seperti yang disebutkan, fenomena ini disebabkan tingginya konsentrasi mikro-organisme yang tinggi. Hal ini diyakini sebagai hasil dari kombinasi kebakaran hutan dan banjir di sekitar danau, di mana secara tidak langsung meningkatkan kadar nutrisi di dalam air yang dapat menghidupkan organisme.

"Ini tidak akan terjadi lagi dalam hidup saya," tutur Phil. "Saya merasa beruntung karena telah melihatnya dan berhasil merekam gambar tersebut dengan kamera saya."

"Warna biru cerah tidak hanya terlihat dengan mata kepala saya saja, tetapi juga dengan kamera saya. Ketika mengambil fotonya pertama kali, saya hampir tidak percaya melihat orang-orang di air tampak aneh," pungkas pria asal Melbourne itu.

Hibari-Tei, Cross-Dressing Maid Cafe pertama di Jepang (Foto dan Video)


Di Hibari-tei, Maid Cafe terapung yang unik di Jepang, kita akan menemukan para pelayan pria yang ber-cross-dress mengenakan pakaian maid.

Distrik Akihabara di Tokyo terkenal akan berbagai Maid Cafe-nya yang tempatnya kecil bertema restoran biasa dan sebagian besar para staf wanitanya mengenakan kostum maid. Mulai dari sambutan yang sederhana, fenomena Maid Cafe telah bercabang hingga termasuk pada bermacam-macam tema seperti Eyeglasses Ear-cleaning Cafe, bahkan hingga Scientist Lab Coat Cafe, yang semuanya menghadirkan nuansa feminin dari pelayannya.


Kesetaraan Gender kadang menimbulkan kecemburuan bagi gender lainnya. Setelah Maid Cafe, kemudian hadir pula Butler Cafe, yang pada dasarnya merupakan kebalikan dari Maid Cafe, dimana para pelayan pria melayani pelanggan wanita dengan tata krama kelas atas ala Inggris. Kini bersiap-siaplah untuk menyambut Hibari-tei, "satu-satunya Cross-Dressing Maid Cafe pertama di Akihabara, Jepang".


Seperti yang dikutip megindo.net dari inventorspot.com, para staf Hibari-tei adalah pria-pria yang ber-cross-dress mengenakan pakaian maid. sebagian besar dari mereka bekerja di berbagai industri IT di kawasan Akihabara. Pada siang hari mereka terlihat dan bertingkah laku seperti pria pekerja [salarymen] Jepang biasa, namun pada malam hari mereka berpakaian dengan gaya sesuai pekerjaannya dan gaya bicaranya menjadi lemah lembut. Pria yang biasa memperbaiki komputer pada pagi hari bisa saja salah satunya adalah Chazuke atau Ichigoneko, dua pria dari beberapa maid pria di Hibari-tei. Para pelanggan mereka nampaknya merupakan perpaduan dari cowok dan cewek.


Jika kalian ingin mengunjungi Hibari-tei, silakan kunjungi website mereka untuk menemukan lokasinya yaitu pada www.hibari-tei.com. Karena, Hibari-tei adalah kafe terapung yang biasa menggelar berbagai acara pada beberapa Maid Cafe biasa di kawasan tersebut, seperti Royal Milk, Nomidokoro Wood dan Honey Sheep. Dalam website Hibari-tei, para maid-nya memiliki halaman pribadi mereka masing-masing dan beberapa diantaranya terhubung ke blog pribadinya masing-masing.

Secara keseluruhan, Hibari-tei menawarkan sesuatu diluar jalur biasa yang menawarkan budaya otaku di Jepang bagi para pengunjungnya.

Berikut ini videonya :



http://anehunikgokil.blogspot.com/2011/04/hibari-tei-cross-dressing-maid-cafe.html

__________

Gender Equality sometimes lead to jealousy for the other gender. After the Maid Cafe, and also attended Butler Cafe, which is basically a reverse of the Maid Cafe, where the waiters serve male customers of women with upper-class manners a la England. Now get ready to welcome Hibari-tei, "the only Cross-Dressing Akihabara Maid Cafe first in Japan".

16 Pemandangan Unik dari Google Earth

16 Pemandangan Unik dari Google Earth

Google Earth memang terbaik dalam menampilkan image bumi, kita bisa menemukan segala macam hal unik dan aneh jika sering berselancar menggunakan google earth.

1. Kepala Raksasa Indian

Keajaiban geologi ini terdapat di Alberta, Canada (Koordinat 50.010083,-110.113006) yang menyerupai kepala manusia suku asli Amerika lengkap dengan aksesori kepalanya dan earphone?! Tentu saja keajaiban ini terbentuk secara alami, tapi jika anda ingin melihat keajaiban buatan maka anda bisa melihat sebuah danau berbentuk manusia di Bauru, Brazil (Koordnat -21.805149,-49.089977).

Spoiler for ceikidot:

2. Kelinci Yang Besar Dan Unik

Kelinci raksasa berwarna merah muda ini (Koordinat 44.244273,7.769737) terletak di Prata Nevoso, Italia yang dibuat oleh sekelompok seniman dari Vienna. Panjangnya mencapai 200 kaki dan diberi nama Hare.

Spoiler for ceikidot:

3. Crop Circles


Istilah bahasa inggris untuk pola-pola aneh yang tersebar di seluruh dunia yang dikatakan sebagai bukti kedatangan alien ke bumi kita. Yang satu ini terletak di padang pasir dipinggiran Beatty, Nevada (Koordinat 37.401437,-116.86773).

Spoiler for cekidot:

4. Terobsesi Dengan Selebriti


Seorang petani Arizona membangun sebuah penghormatan berukuran 10 hektar untuk Oprah Winfrey (Koordinat 33.225488,-111.5955). Jika anda suatu saat berkunjung kesini, maka anda bisa berkata kepada teman-teman anda, "saya pernah tersesat didalam kepala Oprah".

Spoiler for cekidot:

5. Rahasia Negara Yang Terungkap


Jika anda bekerja sebagai agen rahasia, maka Google Earth akan sangat membantu. Karena dengan adanya Google Earth, maka menyembunyikan sesuatu yang sangat besar hampir tidak mungkin dilakukan. Pengguna Google Earth menemukan ini di sebuah daerah terpencil di Cina Utara (Koordinat 38.265652,105.9517). Gambar ini dipercaya sebagai sebuah model skala dari daerah yang menjadi persengkataan di perbatasan antara Cina dan India. The Age melontarkan sebuah teori bahwa model skala ini digunakan sebagai tempat pelatihan para pengemudi tank.

Spoiler for cekidot:

6. Bikini


Google Earth terus mengupdate dan meningkatkan gambar-gambarnya. Dan Pantai Bondi di Australia adalah salah satu hasilnya (Koordinat -33.892351,151.27538). Lakukan zoom in maka anda akan hampir dapat membaca merek di bikini orang-orang.

Spoiler for cekidot:

7. Waktu Istirahat Di Afrika

National Geographic bekerja sama dengan Google Earth dalam sebuah proyek yang disebut Africa Megaflyover yang telah menghasilkan 500 foto beresolusi tinggi yang dapat diakses melalui Google Earth dan ini adalah salah satunya, sekelompok unta dan pemeliharanya yang sedang beristirahat di Nigeria (Koordinat 15.298693,19.429661).

Spoiler for cekidot:

8. Kekurangan Lahan Parkir

Di Westenbergstraat, Belanda (Koordinat 10.903497,19.93229), para pengemudi sepertinya harus memarkir mobil mereka di dinding jika tidak ada tempat parkir yang tersedia.

Spoiler for cekidot:

9. Komunitas Yang Besar.

Satelit Google terkadang berhasil menangkap penghuni-penghuni bumi yang sedang bergerak, seperti 10 gajah Afrika ini (Koordinat 10.903497,19.93229).

Spoiler for cekidot:

10. Wisata Virtual

Google Earth dapat membantu anda mengunjungi tempat-tempat wisata fantastis di dunia. Seperti air terjun Victoria ini yang terletak di perbatasan Zambia dan Zimbabwe (Koordinat -17.925511,25.858223). Tempat wisata lainnya yang harus anda lihat adalah Gunung Everest (Koordinat 27.985866,86.92844) dan gunung Kilimanjaro (Koordinat -3.0726042,37.343093).

Spoiler for cekidot:

11. Brand Raksasa

Logo Ford raksasa yang terlihat dari luar angkasa ini terletak di daerah Detroit, Michigan (Koordinat 42.302284,-83.231215). Anda juga harus dapat melihat logo Coca Cola raksasa yang tersusun dari 70.000 botol Coca Cola di Chile (Koordinat -18.529225,-70.25002).

Spoiler for cekidot:

12. Pesawat Yang Sedang Mengangkasa

Mungkin bukan sesuatu yang istimewa, tapi dalam hal ini pesawatnyalah yang tidak biasa yaitu sebuah bomber dari Perang Dunia kedua sedang terbang diatas Huntingdon, England (Koordinat 52.336392,-0.1953462).

Spoiler for cekidot:

13. Kecelakaan Laut

Satelit juga merekam tragedi-tragedi umat manusia. Seperti gambar kapal laut ini yang sedang tenggelam akibat sebuah kecelakaan laut di Basrah, Iraq (Koordinat 30.541634,47.825445).

Spoiler for cekidot:

14. Kecelakaan Darat

Dan ini adalah sebuah gambar kecelakaan darat yang tertangkap oleh Google Earth. Sebuah kecelakaan truk di Bismarck, Dakota Utara (Koordinat 28.102512,-14.265835).

Spoiler for cekidot:

15. Misteri Yang Aneh

Beberapa hal yang anda lihat di Google Earth terkadang sangat aneh dan unik. Seperti gambar diatas yang menampilkan keberadaan sebuah jet tempur yang diparkir di sebuah kompleks perumahan di dekat Paris (koordinat 48.825183,2.1985795).

Spoiler for cekidot:

16. Danau Berwarna Merah

Sebuah danau berwarna merah darah di Iraq (Koordinat 33.39845000,44.48416800).

Spoiler for cekidot:

SEKIAN GAN DARI ANE

sumber : kaskus.us

____________


Some things that you see on Google Earth sometimes very strange and unique. As the picture above showing the existence of a fighter jet parked at a housing complex near Paris.

Danau Dua Rasa di pedalaman Kalimantan Timur


Jauh di pedalaman Kalimantan Timur sana, terbentanglah Danau Labuan Cermin. Danau bening ini istimewa karena memiliki laut di dasarnya. Laut di dasar danau? Benar, danau ini memiliki aliran air asin yang hanya ada di bagian bawah danau.

Labuan Cermin terletak di Kecamatan Biduk-biduk, Kalimantan Timur. Jika dilihat di peta, letaknya tepat di punggung hidung Kalimantan. Tempat ini bisa ditempuh dalam tiga jam perjalanan laut dari Derawan.

Bagian atas Danau Labuan Cermin berisi air tawar seperti danau pada umumnya. Namun beberapa meter di bawahnya terdapat aliran air asin. Anehnya, kedua jenis air ini tidak tercampur. Secara kasat mata dapat dilihat bahwa air laut dan air tawar dipisahkan oleh lapisan serupa awan.

Belum ada yang melakukan penelitian di daerah ini sehingga terbentuknya fenomena ini masih menjadi misteri.

Lapisan keruh berwarna putih itu diduga hasil pembusukan organisme dasar labuhan yang terperangkap dan tak bisa pergi. Dua jenis air di danau ini juga menghadirkan organisme dari dua dunia. Ikan air tawar hidup di permukaan, sedangkan ikan air laut bisa ditemukan di dasar danau.


Bila lapisan air tawar sedang tipis. Awak kapal dapat menyelam dan mencicipi air asin di kedalaman sekitar dua meter. Rupanya ketebalan lapisan air tawar dan air asin bisa berubah sesuai dengan pasang-surut air laut.

Danau mungil ini dikelilingi hutan dan ada tebing menjulang tinggi di salah satu sisinya. Sambil berenang disuguhi musik hutan yaitu suara burung dan serangga. Dan tak mengherankan jika danau ini diberi nama Labuan Cermin karena airnya jernih sekali sampai orang bisa bercermin di atasnya. Arus di beberapa tempat cukup kuat dan mudah menyeret orang yang tak bisa berenang.


Untuk menuju tempat ini anda harus menumpang sampan nelayan dan melewati perjalanan selama 15 menit, menembus semak bakau dan hutan. Hutan itu masih dihuni aneka binatang liar seperti monyet, bekantan, berang-berang dan beruang madu.

Karena jaraknya cukup jauh dari kota, jarang atau hampir tidak ada turis yang berkunjung ke sini. Tempat ini hanya dikenal oleh orang-orang lokal dari sekitar daerah itu. Fasilitas dan prasarana pun masih seadanya. Tempat menginap ada di sebuah Pusat Informasi Nelayan (PIN) binaan The Nature Conservancy, suatu lembaga pegiat pelestarian lingkungan.

PIN berbentuk rumah panggung di tepi muara sebuah sungai, hanya beberapa ratus meter dari laut. Rumah itu punya semacam dermaga kecil tempat menambatkan perahu. Sungai di depan PIN berair payau. Kadar keasinannya tergantung pada pasang-surut air laut. Ketika laut surut, sungai berubah menjadi sangat jernih sehingga dasarnya dapat dilihat dengan jelas.


Dari beranda anda bisa melihat ikan berseliweran. Tak hanya dikunjungi oleh para nelayan, PIN juga menjadi tempat berkumpul anak-anak nelayan yang hendak menonton film tentang kehidupan laut atau membaca koleksi perpustakaan.

Bila hari mulai gelap saat beberapa nelayan berangkat melaut. Adapun anda dapat menghabiskan malam dengan minum kopi di beranda dan menatap air sungai dan bulan nyaris purnama. Suasana damai yang tak bisa ditemui di kota.

sumber : id.travel.yahoo
*artikel sedikit diedit agar kalimatnya sesuai

____________________

White turbid layer was allegedly the result of spoilage organisms harbor the basis of the trapped and unable to go. Two types of water in this lake also provides the organism of both worlds. Freshwater fish living on the surface, while sea water fish can be found at the bottom of the lake.


Amazing Garden dan Tanaman Nemophila Harmony di Jepang

"Nemophila Harmony" sekaligus "Blue Garden di Jepang"

"Piercing blue cloudless skies poured onto the canvas Chernozem and created a bizarre figure, striving for perfection."

kata-kata ini cukuplah mewakili gambaran fenomena alam yang indah ini gan

Nemophila adalah bunga tahunan. Ini adalah kombinasi dua kata Yunani nemos (hutan kecil) dan phileo (kasih). Nemophila mungkin menjadi yang terbaik pada pertengahan Mei. Terjemahan harfiah dari bahasa Jepang Hitachi berarti "fajar". Saat ini, taman ini telah diperluas untuk 120 hektar dan rencana untuk memperluas ke 350 hektar.

Akses ke Hitachi Seaside Park, Ibaraki dari Tokyo

Dengan Kereta Api
dengan kereta api butuh 70 menit dari JR Ueno ke stasiun kereta api Express Katsuta oleh garis Joban.

Dengan Bus
butuh sekitar 2 jam dari terminal bus stasiun Tokyo dengan Bis Kotsu Ibaraki menuju "Tokai, Hitachinaka", dan turun di "Kaihinkoen Nishiguchi (Seaside Park West Gate)"

Ini dia foto-foto keindahan dari taman ini (klik gambar untuk perbesar gambar)








sumber: kaskus.us
__________________

Nemophila [is] annual flower. This [is] combination two Greek nemos word ( small forest) and phileo ( love). Nemophila possible become best [at] mid [of] May. Iiteral Translation from Hitachi Japanese mean " dawn". In this time, this garden have been extended to 120 plan and hectare to extend to 350 hectar

terkait: taman indah, taman di jepang, keindahan jepang, pertamanan jepang, indahnya jepang, indahnya taman jepang.

Danau Kuno Ditemukan di Bawah Gurun Sahara

Mata Sahara

Sebuah danau kuno yang membentang sepanjang 350 kilometer ditemukan di bawah lautan pasir Gurun Sahara, Mesir.

Pakar Geologi Ted Maxwell dari Smithsonian National Air dan Museum Space, Washington DC, menguji gambar beresolusi tinggi di barat daya Mesir yang diambil menggunakan Shuttle Radar Topografi Mission (SRTM) milik NASA.

SRTM merupakan sebuah sistem radar modifikasi, yang menempel pada Space Shuttle Endeavour, yang diluncurkan sejak Februari 2000. Sistem ini berhasil mengidentifikasi suatu daerah di Tushka, di mana air danau terbentuk dari luapan Sungai Nil.

Danau itu muncul sekitar 250 ribu tahun lalu, selama periode iklim basah saat wilayah tersebut masih tertutup padang rumput. Saat pasang, danau itu memiliki luas sekitar 68.200 kilometer persegi. Namun, danau itu mengering sejak 80 ribu tahun yang lalu.

Perkiraan luas danau itu mungkin akan menjelaskan bagaimana fosil ikan dari periode akhir interglacial ditemukan di Bir Tarfawi, sekitar 400 kilometer barat Sungai Nil. Fosil ini juga ditemukan di ujung utara saluran limpasan Selima Oasis di Sudan.

Bukti untuk mega-danau ini terdeteksi di Chad, Sudan dan Libya. Lokasi oasis kuno ini bisa membantu menjelaskan pola migrasi manusia purba.

____
That lake emerge [about/around] 250 thousand last year, during wet climate period [of] the regional moment still closed grassland. Tide moment, that wide [of] lake [about/around] 68.200 square kilometre. But, that lake run dry since last 80 thousand year.

Ziarah ke Makam Harry Potter


Sebuah pemakaman di Israel kedatangan rombongan penggemar Harry Potter, yang datang untuk menengok makam seorang yang juga bernama Harry Potter.

Prajurit Harry Potter dulunya seorang tentara Kerajaan Inggris yang tewas di sebuah pertempuran pada 1939. Saat itu ia berumur 18 tahun, tapi di makamnya ditulis 19 tahun, sebab ia mengaku lebih tua setahun saat mendaftar masuk ketentaraan.

Kata seorang pemandu wisata di kota Ramle, tak ada hubungan antara prajurit Harry Potter dengan tokoh karangan JK Rowling. “Tapi nama itu memang laku dijual,” ujarnya, seperti dilansir Yahoo! Movies UK & Ireland.

Ziarah para fans ke makam itu dimulai sejak lima tahun lalu, dan makam itu makin populer setelah dicantumkan di sebuah situs daring (online) pariwisata. “Kalau tak dibilang Harry Potter dimakamkan di sini, tak adalah yang akan ke sini,” kata warga Tel Aviv, Josef Peretz.
__________
Tag to this article : make, devotional, visit, sacred, place, people, tomb, grave, army, english, die, war, age, year, popular, tour, guide, group, fans, five, ago, travel
Saint Malo, Kotanya Bajak Laut!

Saint Malo, Kotanya Bajak Laut!


"Wow….kapal pirate (bajak laut).."!! teriak Adam anak sulung kami begitu sampai di pintu gerbang kota Saint Malo.

Kota Saint Malo di Bretagne memang terkenal sebagai kota bajak laut di masa kerajaan. Tapi ada bedanya. Bajak laut biasa membajak kapal untuk merampok hartanya demi kepentingan pribadi. Sementara bajak laut Malouin (orang Saint Malo) mereka merebut kapal serta merampas hartanya untuk kepentingan Raja Perancis. Istilahnya mereka bekerja untuk kerajaan.

Para corsaire (istilah bahasa Perancisnya untuk membedakan dengan istilah bajak laut biasa) mereka diperbolehkan menggunakan kekerasan hingga membunuh awak kapal dalam aksi perampohannya, namun tindakan ini dinyatakan legal karena mereka melakukannya atas nama raja.

Aneh memang tapi begitulah kenyataan. Dan penduduk Saint Malo begitu bangga dengan masa lalunya. Tapi kalau mereka disebut dirinya keturunan bajak laut, langsung merah padam mukanya karena bagi mereka istilah pirate dengan corsaire memiliki perbedaan. Pirate adalah perampok identik dengan kejahatan dan corsaire adalah prajurit kerajaan. Meskipun bagi saya intinya sama saja, sama-sama merampok.

Bajak laut kerajaan ini tidak sembarang merampas kapal laut. Kapal laut yang berhubungan dengan kerajaan dilarang disentuh namun kapal asing terutama inggris menjadi sasaran utama.

Sebelum memasuki pintu gerbang kota tua Saint Malo, kota yang dikelilingi oleh pelabuhan ini, mata kita akan dipertemukan dengan kapal corsaire (bajak laut kerajaan). Begitu besar, mempesona dan yang terpenting asli. Bukan kapal buatan yang sengaja dipajang untuk turis. Tentunya kapal bajak laut ini sudah mengalami renovasi agar lebih indah dipandang mata dan juga menunjukan bagaimana aslinya ketika kapal-kapal kerajaan itu berlayar di samudra yang diisi oleh para pembajak kerajaan yang siap bertempur merampas kapal dan harta kapal lain.

Bila ingin lebih mengenal dari dekat kita bisa melihat hingga ke dalam kapal laut, namun tentunya harus merogoh kantung terlebih dahulu. Sayangnya saya lupa berapa euros yang saya sudah keluarkan untuk kami, yang saya ingat lumayan mahal. Tapi melihat anak-anak begitu bersemangat hingga tak berhenti berteriak ‘wahhhh…wow….olala…’ uang yang kami keluarkan menjadi tak terlalu berarti, buktinya saya sampai lupa berapa harga tiket masuk.

Puas menjelajahi kapal corsaire, saatnya bagi kami berempat mengunjungi kota tua Saint Malo yang selalu didatangi turis mancanegara lebih dari 200.000 orang di musim panas. Setelah mendatangi kantor turis informasi mulailah kami berjalan kaki menyelusuri Saint Malo.

Sepertinya angket yang menyatakan jika musim panas kota bajak laut ini banjir manusia tepat adanya. Karena saat kami datang, bertepatan dengan pasar kota sehingga di hari biasa saja kota ini sudah padat dengan turis ditambah dengan pasar kota yang diadakan setiap jumat lengkaplah sudah pandangan kami hanya dipenuhi oleh orang-orang yang berlalu lalang.

Butik dan restoran di kanan kiri sepanjang jalan memang tak terlalu enak untuk berjalan kaki bila yang dicari adalah kenyamanan menyibak pesona kotanya. Kota ini memang surga bagi mereka yang mencari oleh-oleh. Karena dari mulai makanan khas setempat hingga barang kerajinan di sini kita bisa menemukan dengan mudah.

Akhirnya kami memutuskan untuk ikutan seperti turis lainnya, membeli sedikit cendera mata bagi keluarga. Apa saja yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh? Yang utama adalah ikan sardin!! Benar kota Bretagne terkenal dengan ikan sardinnya. Ikan sardin yang disajikan dalam kemasan kaleng sangat menarik ini laris manis bukan main. Padahal harga yang ditawarkan bisa tiga kali lipat dari harga ikan sardin yang ada di supermarket biasa. Namun kemasan cantik dan katanya nih, ikan sardin dari Bretagne khususnya dari Saint Malo nikmatnya tak ada duanya.

Memang benar, toko yang menjual ikan kalengan yang saya datangi, membuat saya jadi panik! Padahal saya sama sekali tak suka ikan sardin kalengan, tapi melihat bagaimana ikan kecil-kecil ini masuk dalam kaleng berwarna-warni membuat pengunjung yang tadinya hanya melihat-lihat pastilah akan membeli barang satu atau dua kaleng karena terayu dengan tataan apik dari kaleng-kaleng cantik yang terpajang, contohnya saya ini.

Tadinya hanya mau lihat-lihat saja, yang ada keluar dari toko bukan lagi satu kaleng tapi satu kantong besar berisi kalengan sardin dan juga kalengan dari makanan laut lainnya. Dan Adam anak sulung kami pakai acara ikutan ribut ingin mencicipi ikan sardin tanpa duri khusus untuk anak-anak. Padahal selama ini setiap kali ayahnya menawarkan ikan sardin dirinya malah menjulurkan lidah karena tak suka…

Boleh dibilang hingga jam makan siang perjalanan kami hanya diisi dengan berbelanja ria. Karena lusa kami sudah harus meninggalkan kota Bretagne maka kami pakai juga kesempatan di kota ini untuk membeli beberapa souvenir untuk keluarga dan tentunya kami sendiri. Saya membeli dua miniatur mercu suar untuk di rumah kami di Jakarta. Adam dan Bazile membeli kapal bajak laut dan yang tak ketinggalan adalah magnet khas kota sini untuk lebih meramaikan pintu lemari es kami yang sudah padat dengan magnet dari berbagai penjuru negara dan kota.

Waktu sudah menunjukan pukul satu siang. Anak-anak mulai merengek kelaparan. Satu persatu restoran kami datangi. Jangan kaget melihat harganya yang bikin kesal, mahal! Kami bermaksud untuk menikmati kerang laut yang sangat terkenal di kota Saint Malo. Di kota saya Montpellier misalnya, bila berbelanja di supermarket maka kerang laut dari kota Saint Malo inilah yang menjadi jaminan mutu. Karena rasanya sangat gurih, hanya direbus saja sudah nikmat sekali.

Tapi justru di Saint Malo ini kami kesusahan mencari makanan. Karena banyak restoran yang sudah penuh dipesan sejak pagi hari. Salah kami memang, begitu sampai harusnya memesan tempat di salah satu restoran, jadi tidak usah seperti saat itu, keliling kota hanya mencari tempat makan.

Tanpa sengaja kami melihat diujung jalan buntu sebuah papan restoran terpampang. Kami datangi, ternyata sebuah restoran kecil dengan dekorasi lucu yaitu berbagai miniatur tokoh dalam film dan komik. Dan terdapat sebuah lemari buku penuh dengan komik bacaan bagi pengunjung restoran. Nasib untung, masih terdapat tempat bagi kami dan menu yang ditawarkan tak terlalu mahal, apalagi memang saat itu menunya adalah kerang laut serta kentang goreng seperti yang kami incar sejak tadi.

Selama kami makan, terus terang kami tak bisa menyembunyikan rasa nikmat dari kerang yang masuk ke mulut kami. Hemmmmm begitu gurih..c’est très bon! (enak sekali). Anak-anak kami sampai lahap benar menyantap makan siangnya. Apalagi mereka merasa begitu nyaman berada di restoran dengan dekorasi yang menyenangkan. Dan makanan penutup yang kami pesan yaitu crepe dengan mentega gula ciri khas Bretagne, membuat acara makan siang kami menjadi sempurna.

Saking enaknya sampai saat ini saya masih ingat benar nama restoran kecil itu, yaitu Quai des Crêpes. Dan tepat di seberang restoran itu terdapat sebuah toko yang menjual mentega tradisional khas Bretagne. Di dalam toko tersebut kita bisa melihat bagaimana mereka mengolah mentega serta peralatan sejak jaman dulu terpanjang lengkap dengan informasinya, dan pengunjung tak dikenakan biaya apapun, kecuali bila membeli mentega…

Kini saatnya menyibak dari dekat kota Saint Malo. Kota ini menyandang nama dari seorang pendeta yang bernama Mac low. Pendeta Mac Low yang kemudian menjadi uskup inilah yang membuat kota yang dulunya bernama Aleth menjadi terkenal berkat jalinan kemanusiaan. Di tahun 1944 akibat perang, kota Saint Malo mengalami kehancuran hingga 80 persen, hampir seluruhnya bisa dikatakan. Dan kemudian dibangun ulang kembali. Maka banyak yang berkata bila kota Saint Malo tak lagi asli. Biarpun boleh dibilang kota ini merupakan kota ulangan namun tak menghilangkan pesonanya.

Kota yang berada di Bretagne ini sangat terkenal dengan sejarah pelayarannya. Menjadi salah satu pelabuhan penting bagi para nelayan, perdagangan dunia dan juga sebagai pusat untuk perjalanan wisata. Kota pelabuhan ini dikelilingi oleh benteng raksasa. Selain berfungsi untuk melindungi dimasa perang, juga karena kota ini selalu dilandai oleh badai lautan dari pasang surutnya samudra yang kerap menerjang kota ini dengan tajamnya. Berkat pasang surut yang sangat mencolok inilah tenaga listrik pertama kali dibangun di kota ini.

Setiap 6 jam, kita bisa melihat perubahan dari pasang surut Samudra Atlantik. Bagaimana pantai berpasir bisa kita jelajahi dengan kaki lalu beberapa jam kemudian pantai tak nampak lagi karena tertutup oleh air laut.

Pemandangan ini saya lihat bagaikan sebuah pertunjukan alam. Saat kami berada di atas benteng yang dikelilingi oleh tembok raksasa, dari kejauhan saya dikejutkan oleh sebuah kolam renang raksasa dari alam terbangun menyatu dengan lautan begitu mempesona. Saat itu air laut mulai pasang maka kami bisa melihat dengan jelas bagaimana kolam renang raksasa itu yang tadinya terlihat jalanan kecil menuju papan luncur mulai tenggelam dan akhirnya kolam renang alam itu menyatu sepenuhnya dengan lautan. Sayang sekali, kami tak membawa perlengkapan renang kami dan udara bagi kami saat itu cukup dingin tapi bagi penduduk mereka yang berada di Perancis utara, udara saat itu terbilang panas.

Sepanjang tembok raksasa ini berbagai patung peninggalan bersejarah akan kita jumpai. Di Saint Malo tak hanya satu benteng yang bisa kita jumpai terdapat beberap benteng. Namun sayangnya tergantung kepada pasang surut air laut. Bila sedang surut tentu saja dengan mudah kita bisa mencapai benteng lainnya menjorok kelautan. Saat itu air sedang naik maka kami tak bisa melihat benteng lainnya. Hanya benteng Le Bastion Saint Louis yang bisa kami kunjungi, itupun sudah sangat besar.

Menyelusuri benteng yang dikelilingi tembok raksasa dan melihat kejauhan dimana samudra membentang luas, seolah diri ini bagaikan raksasa yang dikelilingi oleh miniatur. Bila sejak tadi kami merasa sedikit sesak oleh lautan manusia di tengah kota kini kami bisa menghirup udara segar lautan dan mata kami akan diteduhkan oleh birunya air laut yang berkilau terkena pantulan matahari.

Terasa begitu relaks diri ini. Tak heran bila kota ini terdapat begitu banyak spa air laut yang konon kabarnya sangat manjur untuk melenturkan kembali tubuh. Dan memang kebanyakan dari golongan jet set yang sengaja datang ke kota ini guna berlibur sambil merelakskan badan guna mendapatkan kembali kesegaran tubuh.

Kami sendiri tak butuh spa, karena hanya melihat dan menghirup udara segar dari samudra atlantik sudah membuat kami merasa santai dan segar. Liburan kami ke Bretagne ternyata menghasilkan banyak hal positif bagi kami. Selain pengetahuan dan pengalaman bertambah juga di sini badan serta jiwa kami menjadi segar.

sumber : KOMPAS.com

Laut Terbelah Ala Nabi Musa di Korea Selatan

Laut terbelah di Jindo, Korea Selatan

Keajaiban laut terbelah mirip yang terjadi pada kisah nabi Musa terjadi di Jindo, Korea Selatan. Bedanya, laut 'terbelah' di negeri ginseng itu merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pasang surut air laut .

Seperti dilansir dari laman asiarooms, sebuah hamparan tanah dengan panjang sekitar 2,8 kilometer dan lebar 40 meter akan terbuka akibat surutnya air laut pada waktu-waktu tertentu. Saat-saat kejadian tersebut biasanya dikunjungi orang-orang dalam jumlah besar. Sebuah festival khusus didedikasikan untuk memperingati kejadian alam yang merupakan fenomena unik di Korea Selatan tersebut.

Terjadinya laut terbelah tersebut, berdasarkan dongeng yang populer di Jindo, bermula ketika desa tersebut diserang harimau, semua penduduk desa telah pergi ke desa Modo kecuali seorang wanita tua yang tinggal sendirian. Dalam keputusasaannya, ia berdoa kepada Dewa Laut agar membantunya dan terbukti dewa menjawab doanya dengan membelah laut.

Namun, fenomena itu dikenal dunia ketika Pierre Randi, seorang Duta Besar asal Perancis untuk Korea mengunjungi negara tersebut pada tahun 1975 dan menulis tentang hal itu di koran Perancis.

Festival yang diberi nama Festival Pesta Laut Jindo itu biasanya terjadi tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Mei dan Juli. Namun, dengan meningkatnya arus wisatawan antusias festival diputuskan juga diadakan pada bulan April.

Hotel mengapung di udara pertama di dunia!

Hotel terbang pertama di dunia sudah di luncurkan oleh perusahaan “SBCC Company” pada bulan Juni 2009. Hotel yang dibangun ini berupa pesawat helikopter jenis M-12, helikopter terbesar di dunia. Pembangunannya membutuhkan waktu 5 tahun. “Hotel terbang” ini memiliki 18 kamar mewah yang dilengkapi tempat tidur besar, kamar mandi, akses internet berkecepatan tinggi, mesin pembuat kopi, dan lainnya. Disamping kamar mewah, terdapat pula ruangan untuk spa, tempat hiburan, dan taman. Panjang helikopter ini 42 meter, tinggi 14 meter.

Rencananya helikopter ini dimanfaatkan untuk terbang pesiar dari London singgah di Dublin, Paris, Barcelona, Roma, Frankfurt, Copenhagen, dan kemudian balik ke London yang memakan waktu 14 – 16 hari.

Ini gambarnya :

Batu Misterius Ditemukan di China


Baru-baru ini di daerah pembangunan Bukit Bandeng dan Bukit Zhanlong, kota Gonxi, Provinsi Hunan telah ditemukan beberapa “batu telur” bersamaan dengan pedang tembaga, yang ditemukan oleh para pekerja konstruksi jalan raya.

Pekerja konstruksi mengatakan bahwa Bukit Bandeng merupakan gunung “batu telur”. Mereka telah berhasil menemukan banyak batu telur pada saat penggalian jalan, batu tersebut berbentuk oval, dengan berbagai variasi ukuran. Yang terkecil berukuran sebesar semangka, sedangkan batu terbesar dilaporkan seukuran sebuah meja. Setelah diteliti lebih lanjut, batu tersebut kelihatan seperti telur dari bagian luar, tetapi berkilauan dan gelap di bagian dalamnya.

Pedang tembaga dengan berat 1000 pon (500 kilogram) juga ditemukan di tempat konstruksi tersebut. Sayangnya, pedang tersebut kemudian hilang, dan pencurinya tidak dapat teridentifikasi. Kasus ini telah dilaporkan kepada kepolisian.

Dari hasil analisa foto, ahli geologi percaya bahwa “batu telur” sangat jarang ditemukan, dan merupakan hasil pengerasan dari batu karbonat. Batu-batu tersebut terbentuk mulai dari sumber kecil di pusat, mulai berkembang secara perlahan-lahan dalam gelombang lautan. Bahan-bahan utama pembentuk batu tersebut hanya dapat diketahui setelah dilakukan analisa lebih lanjut.

Banyak “batu telur” serupa juga ditemukan di Daerah Konservasi Alam Shennongjia, Provinsi Hubei. Batu-batu tersebut berukuran berkisar antara sebesar telapak manusia hingga setinggi tiga kaki. Beberapa orang menyebutnya sebagai Telur Gunung.

Cari Artikel

Followers

Back To Top