Translate

Facebook Bikin Drone Untuk Daerah Terpencil Akses Internet

Facebook dikabarkan akan menyediakan akses internet nirkabel di daerah-daerah terpencil. Caranya dengan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak yang memanfaatkan tenaga sinar matahari.

Quote:
Pimpinan di proyek itu memberikan fakta yang cukup mengagetkan. Seperti di kutip The Verge, Jumat (26/9/2014), ukuran drone tersebut akan sama dengan pesawat jumbo jet Boeing 747. Drone itu pun kabarnya bisa terbang selama satu tahun nonstop.
"Untuk bisa menerbangkan pesawat tanpa awak ini selama setahun nonstop, pesawat itu harus terbang di atas cuaca, juga di atas jalur penerbangan lain," ujar Yael Maguire, Engineering Director di Facebook Connectivity Lab.


Maguire juga membandingkan drone tersebut dengan mobil Toyota Prius. Ia mengatakan bahwa dimensi drone itu akan setara dengan 6 atau 7 buah Toyota Prius, namun beratnya tak lebih tinggi dari empat buah ban mobil.

Masih menurut Maguire, mereka akan mulai menguji drone itu pada tahun 2015 di Amerika Serikat. Selanjutnya drone itu akan beroperasi di sejumlah negara yang terletak di Amerika Selatan, Afrika, serta Asia.

Sebelumnya Google juga pernah mempunyai proyek serupa yang bernama Project Loon. Bedanya, Google menggunakan balon udara sebagai alat transportasinya. Namun hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai Project Loon.

NASA ingin 'cetak' pizza lewat printer

Salah satu yang menghambat pelaksanaan misi ke antariksa dalam jangka panjang adalah ketersediaan pangan. Oleh karenanya, NASA pun menjajaki upaya singkat dan mudah untuk menanggulanginya, yaitu dengan cara di-print.

Seperti yang dilansir oleh Stuff (23/5), hal ini mungkin saja terjadi karena adanya teknologi printer 3D.


Dengan alat ini, semua benda bisa dicetak secara nyata sesuai dengan bentuk aslinya.

NASA sendiri kabarnya tidak main-main dengan ide ini. Mereka dilaporkan telah menggelontorkan uang senilai USD 125 ribu atau setara Rp 1,2 miliar khusus kepada bagian Riset sistem dan material untuk mengembangkan printer ini.

Adapun jenis masakan yang sedang dipersiapkan hanya satu jenis. Diperkirakan, makanan yang dipilih adalah pizza.

Hal ini dikarenakan pizza memiliki berbagai komponen pembentuk yang lengkap yang dibutuhkan oleh para astronot. Selain itu, pembuatannya juga cukup mudah dan bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Ide mengenai printer 3D khusus makanan sendiri bukanlah yang kali pertama ini disampaikan. Sebelumnya, ilmuwan asal Belanda juga mengupayakan ide serupa dengan memanfaatkan alga, dedaunan bit, dan serangga.

Printer ini bisa sangat berguna ketika wabah kelaparan atau kekeringan terjadi. Dengan begitu, manusia tidak akan kekurangan pangan.
Ilmuwan Iran temukan mesin waktu???

Ilmuwan Iran temukan mesin waktu???

Ali Razeghi, 27 tahun, ilmuwan Iran asal Ibu Kota Teheran telah mendaftarkan temuannya berupa mesin waktu bernama Mesin Penjelajah Waktu Aryayek ke lembaga pencatat hak cipta Pusat Penemuan Strategis.

Surat kabar the Telegraph melaporkan, Rabu (10/4), dia mengklaim mesin waktu buatannya itu bisa dipakai orang untuk maju delapan tahun ke masa depan.

Alat temuannya itu, kata dia, bisa memberikan prediksi setelah pengguna menyentuh mesin itu.

Menurut Razeghi, alat temuannya itu bekerja berdasarkan hitungan algoritma rumit yang bisa memperkirakan kehidupan seorang individu dalam lima hingga delapan tahun ke depan dengan akurasi mencapai 98 persen.

"Temuan saya ini hanya berukuran komputer jinjing dan bisa memprediksi rincian kehidupan seseorang untuk lima hingga delapan tahun mendatang. Alat ini tidak akan membawa Anda ke masa depan tapi menghadirkan masa depan kepada Anda."

Razeghi mengatakan dengan alat ciptaannya ini pemerintah Iran bisa memperkirakan kemungkinan perang dengan negara lain, memprediksi naik turunnya mata uang asing, dan harga minyak dunia.

Dia juga menuturkan temuannya itu banyak mendapat kritikan dari teman dan kerabat lantaran seperti bertindak layaknya Tuhan.

"Alat ciptaan saya ini tidak melanggar norma dan nilai-nilai keagamaan kita sama sekali. Alasan saya tidak membuat purwarupa saat ini adalah karena khawatir ide ini dicuri oleh China dan mereka bisa memproduksinya secara massal dalam waktu singkat."

sumber : merdeka
Bersalah, Anak 15 Tahun "Diasingkan" dari Internet

Bersalah, Anak 15 Tahun "Diasingkan" dari Internet

Seorang peretas (hacker) belia dari kelompok UG Nazi yang dikenal lewat alias Cosmo* atau Cosmo the God menerima hukuman "diasingkan" dari internet.

Bersama kelompoknya, Cosmo yang baru berusia 15 tahun bisa dibilang merupakan salah satu hacker paling terkenal di jagat maya, sebanding dengan Anonymous.

Sepanjang tahun 2012, Cosmo dan kawan-kawan membuat aksi peretasan terkemuka yang menyasar situs-situs penting seperti milik NASDAQ, CIA.gov, dan UFC.com. Dia diciduk aparat FBI Juni lalu dalam sebuah operasi anti-kejahatan cyber yang bertempat di 8 negara termasuk Amerika Serikat.

Seperti dilansir oleh Wired, putusan yang diterimanya itu diberikan oleh pengadilan anak di bawah umur di Long Beach, California, Amerika Serikat, Rabu minggu lalu. Cosmo mengaku bersalah atas segala tuntutan termasuk penipuan kartu kredit, pencurian identitas, ancaman bom, dan penipuan online.

Sebagai ganti pengakuannya, dia mendapat hukuman percobaan (probation) di mana Cosmo tak boleh memakai internet tanpa izin atau supervisi petugas pengawas untuk keperluan apapun kecuali pendidikan.

Cosmo juga diharuskan menyerahkan username dan password untuk semua akun internetnya, di samping tak boleh berhubungan dengan hacker lain seperti UG Nazi atau Anonymous dan beberapa orang lain dalam "daftar hitam" yang ditentukan pengadilan.

Dia akan menjalani semua itu sampai berusia 21 tahun.

Lay Leiderman, seorang pengacara Los Angeles yang pernah mewakili anggota kelompok hacker Anonymous dan LulzSec di kesempatan lain menyayangkan putusan tersebut.

 "Anak itu benar-benar berbakat dalam segala hal yang berkaitan dengan internet. Dia bisa melakukan hal-hal baik begitu diarahkan ke jalan yang benar. Hukuman yang diterimanya sama saja seperti merampas piano dari Mozart!" kata Leiderman.

Misteri Duqu Trojan

Misteri Duqu Trojan

Kaspersky Lab menyatakan bahwa malware berbahaya, Duqu Trojan, ditulis dalam bahasa pemrograman yang tidak dikenal dan diciptakan oleh orang yang sama yang membuat Stuxnet.

Misteri terbesar Duqu Trojan yang belum terpecahkan, menurut Kaspersky Lab, bagaimana program itu berkomunikasi dengan server Command and Control (C&C) ketika berhasil menginfeksi korban.

Modul Duqu yang berperan untuk berinteraksi dengan C&C adalah bagian dari Playload.DLL Duqu, kata Kaspersky Lab dalam pernyataan persnya belum lama ini.

Peneliti Kaspersky Lab menemukan ada bagian khusus di dalam Payload DLL yang khusus berkomunikasi dengan C&C, ditulis dalam bahasa pemrograman yang tidak dikenal. Bagian yang tidak dikenal itu mereka namai Duqu Framework.

Tidak seperti bagian Duqu lainnya, Duqu Framework tidak ditulis dengan C++ dan tidak terkompilasi dengan Visual C++ 2008 milik Microsoft.

Kemungkinan pembuatnya menggunakan framework in-house untuk menghasilkan intermediary C code, atau menggunakan bahasa pemrograman yang sama sekali berbeda.

Namun, peneliti Kaspersky Lab menyatakan, bahasa tersebut adalah object-oriented dan melakukan sejumlah kegiatan yang sesuai dengan aplikasi network.

Bahasa Framework Duqu sangat spesial dan memungkinkan Payload DLL untuk beroperasi secara independen dengan modul Duqu lainnya dan menghubungkannya dengan C&C melalui beberapa jalur seperti Windows HTTP, network sockets dan proxy server.

Itu juga memungkinkan Payload DLL memproses permintaan server HTTP langsung dari C&C, secara diam-diam memindahkan duplikat informasi yang dicuri dari perangkat yang terinfeksi ke C&C, bahkan bisa mendistribusikan payload berbahaya lain ke perangkat lain dalam jaringan.

Beberapa waktu belakangan, menurut Kaspersky, Duqu Trojan semakin populer sebagai malware berbahaya yang mengincar data intelijen.

Para ahli Kaspersky mencatat korban terbesar berada di Iran. Duqu umumnya mencari informasi mengenai sistem manajemen produksi di berbagai sektor industri, juga informasi mengenai hubungan dagang antara beberapa perusahaan di Iran.
“Melihat besarnya Duqu project, mungkin yang membuat framework Duqu adalah tim tersendiri yang berbeda dari grup yang menciptakan driver dan yang menulis sistem infeksi yang dieksploitasi,” ujar Alexander Gostev, Chief Security Expert Kaspersky Lab.

Menurut Gostev, bahasa pemrograman dalam Duqu menunjukkan betapa tingginya kemampuan para pengemang dalam proyek itu dan menunjukkan sumber daya keuangan serta SDM yang dimobilisasi untuk memastikan proyek berjalan.

Selain Duqu, Kaspersky juga mengaku mendeteksi pembuat virus di China mampu membuat mobile botnet RootSmart dengan 10.000 sampai 30.000 perangkat aktif yang terinfeksi.

Jumlah total perangkat yang terinfeksi sejak kemunculan botnet tersebut sudah mencapai ratusan ribu. Semua perangkat yang terinfeksi RootSmart bisa menerima dan melakukan perintah server C&C secara remote.

“Peretas yang mengontrol botnet RootSmart dapat mengatur frekuensi pengiriman sms berbiaya tinggi dan kapan sms itu akan dikirimkan, juga nomor pendek yang akan dikirimi pesan,” terang Denis Maslennikov, Senior Malware Analyst Kaspersky Lab.

Tidak seperti SMS Trojan, pendekatan ini memungkinkan penjahat cyber mendapatkan aliran uang yang stabil dan besar dalam jangka waktu yang panjang.

Kaspersky Lab mengajak komunitas programer atau siapapun yang mengenali framework, toolkit atau bahasa pemrograman tak dikenal Duqu Trojan untuk menghubungi stopduqu@kaspersky.com.


Sumber

Peneliti Kembangkan Chip Memori Transparan


SAN DIEGO - Chip memori adalah komponen terpenting di dalam ponsel yang berfungsi untuk menyimpan data. Kini peneliti telah mengembangkan perangkat chip memori yang elastis serta tembus pandang.

Peneliti dari Rice University, James Tour mengembangkan chip inovasi tersebut menggunkan bahan silicon oxide sebagai komponen utama. Tour juga mengungkapkan, telah membicarakan chip inovasi tersebut di pertemuan nasional dan memaparkan penemuannya pada Amerinca Chemical Society di San Diego.

Tidak hanya memori chip, Tour juga mengatakan mampu mengombinasikan jenis memori terbarunya itu dengan elektroda transparan yang dikembangkan di Rice University. Sehingga menurutnya, akan dapat tercipta layar sentuh yang fleksibel, termasuk baterai dan sirkuit transparan.

Menurutnya, rincian terobosan penemuan ini akan dipublikasikan dalam sebuah makalah di waktu yang akan datang. "Umumnya, Anda tidak dapat melihat perangkat memori, karena bentuknya terlalu kecil. Akan tetapi, silikon ini sendiri tidak transparan, apabila densitas dari sirkuit cukup tinggi, Anda akan melihatnya," ujar Tour, seperti dilansir dari Machineslikeus, Jumat (30/3/2012).

Memori transparan yang dikembangkan di Rice University ini berdasarkan pada penemuan di 2010 yang mendorong pengembangan silicon oxide standar. Tour juga menjelaskan terdapat insulator (alat penyekat) yang digunakan di dalam perangkat elektronik, serta membentuk saluran kristal silikon murni yang berukuran kurang dari 5 nanometer.

Penemuan ini dilaporkan di halaman depan New York Times. Saat ini, Laboratorium Rice sedang mengembangkan perangkat memori dua terminal yang dapat disusun dalam konfigurasi tiga dimensi serta melekat pada substrat yang fleksibel.

sumber
Wah, Ada Restoran Bertenaga Urine di Melbourne

Wah, Ada Restoran Bertenaga Urine di Melbourne

Melbourne - Sebuah restoran di Melbourne, Australia, yang tenaga listriknya dihasilkan dari urine atau air seni telah dibuka untuk bisnis. Menurut Smart Planet, baru-baru ini, Proyek Greenhouse ini juga menggunakan produk pertanian untuk insulasi dan energi, serta dibangun dengan materi-materi daur ulang.

"Urine itu sangat bagus untuk nitrogen dan sangat berharga. Anda hanya memerlukan air seni dari 25 orang untuk menyediakan pupuk yang digunakan untuk satu hektare ladang," kata sang desainer asal Belanda, Joost Bakker. "Saya telah merancang restoran ini secara terbalik. Saya memulainya dengan bagian akhir terlebih dahulu, dengan menilai produksi limbah, dan bekerja dari sana."

"Saya selalu bermimpi untuk membangun sebuah restoran yang tidak menghasilkan limbah dan sekarang akhirnya saya telah mencapai hal itu!". Setiap bagian dari bangunan ini juga dibangun dengan materi yang 100% dapat didaur ulang.

sumber
Megaupload Ditutup, Anonymous Serbu Situs FBI

Megaupload Ditutup, Anonymous Serbu Situs FBI

Kelompok Anonymous tampaknya tidak senang dengan ditutupnya Megaupload. Lewat akun @YourAnonNews, pesan itu disampaikan.

"Pemerintah menutup #Megaupload? 15 menit kemudian #Anonymous menutup situs pemerintah dan label rekaman. #NantikanKami," demikian kurang lebih bunyi tweet ancaman mereka.

Seperti disampaikan oleh TechCrunch, beberapa pihak tak lama kemudian jadi sasaran serangan Anonymous. Salah satunya adalah situs FBI yang menurut beberapa laporan telah mengalami gangguan.
Selain itu, Anonymous menyerang situs Universal Music, RIAA (asosiasi industri rekaman), MPAA (asosiasi industri film) dan Departemen Kehakiman AS.

Menurut tweet @YourAnonNews, serangan ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan Anonymous. "Sebanyak 5.635 orang telah memastikan menggunakan #LOIC untuk menjatuhkan situs-situs! #Anonymous," demikian tweet itu.

Serangan Anonymous kali ini diberi label "OpMegaupload". Seperti biasa, Anonymous memanfaatkan jejaring mereka yang tersebar luas dan sulit dideteksi.

Menurut Gawker, Anonymous menggelar serangan itu dengan menyebarkan tautan di berbagai tempat, mulai dari Twitter hingga chatroom mereka.

Jika tautan itu diklik, maka pengguna akan langsung menjalankan serangan ke situs yang jadi sasaran. Serangan memanfaatkan peranti Low Orbit Ion Cannon (LOIC) yang berjalan otomatis dari sebuah halaman di PasteHTML.

Pengguna perlu berhati-hati saat mengklik tautan terkait OpMegaupload ini jika tak mau ikut-ikutan melakukan serangan ke situs yang jadi sasaran.

kompas

FBI Tutup Megaupload


Megaupload, situs berbagi file yang cukup populer, telah diperintahkan untuk ditutup oleh FBI dan Departemen Kehakiman AS. Tuduhannya tak lain adalah pembajakan.

Seperti diberitakan LA Times, selain ditutup, pendiri Megaupload juga dikenai tuduhan melakukan pelanggaran hukum hak atas kekayaan intelektual.

Kim Dotcom (dulu bernama Kim Schmitz) dan Mathias Ortmann, kedua pendiri Megaupload, dikabarkan telah ditangkap di Selandia Baru.
Departemen Kehakiman AS menyebut kasus ini sebagai kasus hak cipta terbesar yang pernah dilakukan oleh AS.

"Sasarannya adalah penyalahgunaan penyedia layanan penyimpanan dan distribusi publik untuk memfasilitasi pelanggaran hak atas kekayaan intelektual," ujar pernyataan resmi mereka.

Megaupload dituduh menyebabkan kerugian sebesar 500 juta dollar AS. Situs itu memiliki lebih dari 150 juta pengguna terdaftar dan 50 juta pengunjung per hari.

Sementara itu Megaupload telah menyampaikan bantahan atas tuduhan tersebut. Mereka menyebut bahwa sebagian besar traffic-nya adalah legal.

"Jika industri konten mau memanfaatkan popularitas kami, kami akan dengan senang hati berdialog. Kami punya beberapa ide menarik," demikian pernyataan resmi Megaupload.

kompas

Tolak SOPA, Google Tawarkan Alternatif


Sejumlah situs besar secara tegas menyatakan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Anti Pembajakan Online (SOPA) dan RUU Perlindungan Properti Intelektual (PIPA). Salah satunya adalah Google, yang menilai SOPA sebagai bentuk sensor di internet.

Kemarin, Google pun menghitamkan logo di halaman pencarinya selama sehari. Ini merupakan simbol bahwa aturan yang dimuat SOPA akan menjadikan masa depan internet gelap, karena sejumlah situs akan dipaksa untuk menutup akses ke situs yang dianggap memuat konten yang dinilai hasil pembajakan.
Tapi ini bukan berarti Google menolak adanya aturan yang mengatur soal pembajakan di internet. Google pun kemudian menyodorkan aturan alternatif pengganti SOPA, yaitu OPEN.

OPEN atau Online Protection and Enforcement of Digital Trade merupakan Rancangan Undang-Undang yang pernah diajukan oleh Darrel Issa, anggota Kongres asal California dari Partai Republik.

Lalu apa beda OPEN dengan SOPA/PIPA? Bedanya pada penindakan. SOPA/PIPA akan memungkinkan Departemen Kehakiman AS untuk meminta polisi menutup situs yang menyediakan tautan ke sejumlah situs yang dianggap memiliki konten pembajakan. Jelas ini merupakan ancaman bagi situs mesin pencari seperti Google.

Sedangkan OPEN, penindakan yang diatur bersifat lebih lunak. Dalam aturan di OPEN, Komisi Perdagangan Internasional (International Trade Commision) akan menjadi lembaga yang mengatasi sengketa hukum terkait pembajakan.

Walaupun berasal dari Partai Republik Issa digambarkan sebagai sosok pengguna internet liberal. Issa memiliki konsep untuk tidak merusak internet dalam membuat sebuah legislasi.

Issa dikabarkan akan memperkenalkan OPEN ke Kongres AS, tak lama setelah penolakan terhadap SOPA/PIPA muncul.

Google pun bukanlah pendukung tunggal atas aturan OPEN ini. Penolak SOPA terbesar, Reddit, juga disebut mulai 'melirik' OPEN, walau belum memberikan dukungan secara penuh. General Manager Reddit, Erik Martin, mengatakan OPEN sebagai "awal yang baik".

viva

Lampu Masa Depan Gunakan Energi Bakteri


Perusahaan elektronik asal Belanda, Philips mengembangkan lampu dengan konsep baru. Mereka menggunakan bakteri sebagai sumber pencahayaan alami.

Konsep yang disebut 'lampu bio' ini memanfaatkan cahaya yang dihasilkan oleh organisme yang bisa menghasilkan cahaya seperti yang bisa dihasilkan oleh kunang-kunang. Proyek ini merupakan bagian dari proyek Philips yang menginginkan 'integrasi siklus ekosistem' dalam rumah tangga, dimana sampah didaur ulang untuk menghadapi isu keberlanjutan.

Sebenarnya, cahaya dari organisme ini dihasilkan oleh reaksi kimia dimana enzim yang disebut luciferase berinteraksi dengan molekul pemancar cahaya yang disebut luciferin.

Lampu-bio ini berbentuk seperti toples yang diletakkan di frame yang terbuat dari besi. Isi toples-toples itu adalah bakteri yang bisa mengeluarkan cahaya hijau saat makan gas metana. Sebuah tabung silikon disalurkan dari toples-toples ini ke limbah pencernaan rumah tangga.

Dengan teknik ini, Philips berusaha membantu mendaur ulang energi yang dikonsumsi dalam rumah tangga.
"Perancang memiliki kewajiban untuk mencari solusi teknologi dengan menggunakan energi sesedikit mungkin dan taanpa polusi," kata Direktur Senior Desain dan Inovasi Philips, Clive van Heerden sebagaimana dikutip laman CNN.

"Kita perlu mendorong diri untuk memikirkan kembali, bagaimana rumah tangga mengonsumsi energi dan bagaimana seluruh masyarakat bisa menarik sumber daya mereka," kata van Heerden.

Sementara itu, Jim Haseloff, ahli tanaman dari Universitas Cambridge, Inggris mengatakan lampu-bio sebagai ide yang kreatif.

"Ini menarik, sebab menyatukan dua hal yang tidak akan Anda bayangkan," kata Haseloff.

"Saya tidak berfikir Anda ingin membayangkan bahwa semua orang akan mulai menempatkan budaya bakteri ke dalam rumah untuk penerangan, tetapi sebagai cara untuk mengeksplorasi ide itu cukup menarik," tambahnya.

Menurut Haselof, Ini merupakan jembatan yang lebih luas untuk mengembangkan teknologi berkelanjutan. Namun demikian, dia tidak memandang teknologi ini akan bersaing dengan LED dan teknolobi lampu rendah energi di masa depan.

Philips membayangkan aplikasi lampu bio, mungkin menggunakan tanaman yang bisa mengeluarkan bersinar untuk menerangi tepi jalan.

Selain penerangan, konsep ini juga bisa dikembangkan untuk indikator diagnostik tingkat polusi atau bahkan sebagai biosensor untuk monitoring penyakit seperti diabetes.

Namun, Philips mengatakan lampu bio akan lebih cocok untuk lampu hiasan daripada untuk pencahayaan fungsional.
China Rencanakan Pendaratan Manusia di Bulan

China Rencanakan Pendaratan Manusia di Bulan

BEIJING - China melanjutkan rencana ruang angkasanya, dengan meluncurkan rencana lima tahun untuk menempatkan astronot di bulan. Dengan begitu, rencana ini akan membuat China menjadi negara setelah Amerika Serikat (AS) yang berhasil menginjakkan kaki di bulan 40 tahun lalu.

“China akan melakukan studi dengan rencana awal mendaratkan manusia ke bulan,” ujar Dewan Negara rencana tersebut, seperti dilansir News Cnet, Selasa (3/1/2012).

Selain itu, Dewan Negara tersebut juga menyerukan tentang eksplorasi ruang angkasa yang mendalam dan asteroid.

Rencana ini berawal ketika pesawat ruang angkasa berawak AS tertahan, dan armada pesawat ulang alik NASA yang sudah pensiun dan bergantungnya misi International Space Station dengan roket Rusia.
Sebelumnya George W. Bush juga pernah menyebutkan akan ada kembali astronot ke bulan pada 2020 mendatang, namun kemudian dibatalkan oleh Obama karena program tersebut dinilai terlalu mahal. Sebagai gantinya Obama mengusulkan mengirimkan astronot ke sebuah asteroid pada 2025.

China juga membangun purwarupa stasiun ruang angkasa sendiri, Tiangong 1 sebelum pembangun stasiun Mies-class. Negeri Tirai Bambu tersebut telah memetakan bulan dengan satelit, Change’e-1. Selain itu mereka juga merencanakan untuk mengirim Shenzhou-9 dan pesawat ruang angkasa Shenzhou-10 ke dermaga dengan Tiangong-1 tahun ini.

“Sejak 2006, roket Long March telah berhasil meluncur 67 kali, mengirim 79 pesawat ruang angkasa ke orbit, yang direncakan dan menunjukkan peningkatan keandalan kendaraan peluncuran China,” ungkap isi dari program tersebut

Meskipun rencana ruang angkasa tersebut sepenuhnya didukung oleh Liberation Army, namun rencana tersebut sepenuhnya damai. “China selalu menganut penggunaan luar angkasa untuk tujuan damai, dan menentang persenjataan atau perlombaan senjata di ruang angkasa.”

Siapa pun nanti yang berhasil sampai di bulan, maka mereka bisa mengklaim banyak hal besar. Namun sejauh ini sejak misi Apollo 17 pada 1972, belum ada yang pernah berhasil seperti itu lagi.

oke

Kacamata Masa Depan Dilengkapi Email & GPS


JERUSSALEM - Melihat ukuran gadget yang akhir-akhir ini jadi makin kecil, ide untuk mewujudkan layar portabel yang dapat dibawa kemana pun nampaknya semakin dekat kenyataan.

Lumus, sebuah perusahaan teknologi yang mengkhusukan diri pada teknologi visual canggih, menunjukkan perangkat bernama PD-18-2. Seperti dilansir Dailymail, Sabtu (14/1/2012), perangkat berbentuk kacamata itu terlihat rumit, namun membuat penggunanya bisa melihat gambar berkualitas tinggi sambil berjalan.

Produk seperti ini sudah tersedia di pasar untuk penggunaan profesional dan militer, namun berbeda dengan PD-18-2 tersebut yang memungkinkan gambar yang ditampilkan tidak menghalangi pandangan pemakainya.
Lensa tembus yang digunakan dalam kacamata itu menciptakan suatu 'augmented vision', yaitu penyusunan lapisan gambar atau grafis, di atas wilayah pandang penggunanya. Kacamata tersebut bekerja dengan mengumpulkan komponen gambar dari sebuah micro dislay dan menyorotkannya pada mata, untuk menciptakan imaji virtual beresolusi SVGA.

Kacamata ini dirancang untuk para profesional seperti pilot, dokter bedah, dan militer. Namun, ada kemungkinan teknologi tersebut dapat diadopsi untuk pasar konsumer sehingga orang-orang bisa menonton siaran televisi atau bermain video games sambil berjalan.

"Melanjutkan kesuksesan penyebaran generasi pertama PD-18-1 untuk pertempuran udara, prajurit darat, dan aplikasi perakitan, kami senang bisa merilis generasi berikutnya PD-18-2, yang meningkatkan keunggulan kami ke level baru," kata Eli Gikman, Product line Manager for Professional Applications di Lumus.

Namun, kemungkinan untuk mengarahkan kacamata ini ke pasar konsumer memicu reaksi yang beragam. Ada yang berpendapat teknologi tersebut dapat berguna sebagai GPS portabel, ada juga kekhawatiran bahwa kacamata mutakhir itu membuat orang berjalan tanpa menyadari sekelilingnya.

oke

Tawon Mampu Produksi Mobil 50 Unit Setiap Bulan


RANGKASBITUNG - Produksi mobil bermerk Tawon buatan pabrik PT Super Gasindo Jaya di Rangkasbitung Kabupaten Lebak sebanyak 50 unit per bulan untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah Provinsi Banten.

"Sebetulnya, mobil produksi kami juga sudah dibeli oleh Pemerintah Provinsi Banten sebagai kendaraan dinas pada 2006," kata Devi Arya Putri, Personel Manager PT Super Gasindo Jaya di Rangkasbitung, Sabtu.

Ia mengatakan, produksi mobil hasil kreasi pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di bidang otomotif di Rangkasbitung Kabupaten Lebak cukup membanggakan. Sebab mobil rakitan anak-anak pelajar SMK Rangkasbitung banyak permintaan untuk dinas pemerintahan, perusahan swasta maupun kendaraan pribadi.
Bahkan, sebuah koperasi di Surabaya memesan 200 unit mobil Tawon, yang disampaikan saat mengikuti pameran di Surabaya setelah menempuh perjalanan dari Rangkasbitung-Surabaya selama 19 jam dengan kecepatan maksimal 100 kilometer per jam.

Menurutnya, produksi mobil Tawon sejak 2006, namun awal 2010 mengalami sejumlah perubahan desain. Desain mobil diciptakan pemilik PT Super Gasindo Jaya, Koentjoro Njoto dengan nama mobil Tawon sebagai kendaraan mini, namun kuat dan cekatan.

Saat ini produksi mobil Tawon memiliki tiga varian, yakni model bak terbuka, model mini van serta model tawon. Model terakhir bisa memuat lebih dari tiga orang penumpang.

"Semua mobil Tawon itu bisa menggunakan bahan bakar premium dan gas," katanya.

Ia menjelaskan, komponen interior dan eksterior seluruhnya produk buatan asli Indonesia, namun mesinnya masih didatangkan dari China.

Harga mobil buatan pelajar SMK Rangkasbitung itu berkisar antara Rp 40 juta sampai Rp 60 juta per unit. "Kami dalam waktu dekat ini dipastikan membuka showroom di daerah Serang, Banten dan lokasinya sudah ada," katanya.

Ia menambahkan, saat ini produksi mobil Tawon dikerjakan sekitar 30 orang dan sebagian besar dari SMK jurusan otomotif di Rangkasbitung. "Kami saat ini hanya mampu produksi 50 unit mobil Tawon per bulan," ujar Devi Arya Putri.
Akibat Anti Pembajakan, Hacker Anonymous Incar Sony

Akibat Anti Pembajakan, Hacker Anonymous Incar Sony

WASHINGTON - Sejumlah perusahaan di bawah bendera Sony Corp mendukung sebuah gerakan anti pembajakan yang diberi nama Stop Online Piracy Act (SOPA). Bagi kelompok hacker kenamaan Anonymous, ini berarti bendera perang bagi raksasa elektronik tersebut.

Dalam daftar SOPA tercatat setidaknya nama perusahaan seperti Sony/ATV music Publishing, Sony Music Entertainment dan Sony Music Nashville. Sebelumnya, perusahaan game Sony Electronics juga mendukung aksi ini, namun belakangan mundur tanpa alasan yang jelas.

Dukungan SOPA ini tentu saja membuat Anonymous secara terang-terangan akan meretas dan merusakan jaringan milik Sony. Bahkan pesan tersebut disampaikan kepada publik, melalui situs berbagi video YouTube.

"Tindakan ini akan menghentikan bisnis online dan membatasi akses bagi banyak pengguna ke berbagai situs. Sony Mendukung SOPA, sama seperti surat kematian yang ditandangatangani oleh Sony dan Associates," isi pesan tersebut yang dikutip TG Daily, Senin (2/1/2012).

"Oleh karena itu, sekali lagi, kami telah memutuskan untuk menghancurkan jaringan Anda (Sony). Kami akan membongkar jaringan Anda dari Internet. Bersiaplah untuk dipadamkan. Sony, Anda telah diperingatkan," tambah pesan tersebut.

Tidak hanya Sony, kelompok ini juga menebar ancaman kepada sejumlah selebriti atas dukungan mereka terhadap SOPA, termasuk Justin Bieber, Lady Gaga, Kim Kardashian dan Taylor Swift.

"Untuk mereka yang meragukan kekuatan kita. Kita telah menyusup ke server Bank of America, Departemen Pertahanan AS, PBB, dan Lockheed Martin dalam satu hari. Jadi waspadalah," ancam kelompok tersebut.

Bila aksi ini benar dilancarkan, maka ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh kelompok tersebut. Sebelumnya, layanan Sony di PlayStation Network dirusak yang membuat ratusan akun dan informasi pribadi dicuri. Imbasnya, jaringan ini mati dalam waktu berminggu-minggu.

Wow! India Bakal Rakit Robot Tentara!

Sistem lengan dan tangan robot

NEW DELHI - Para ilmuwan India berencana membuat robot tentara dan robot pengangkut kargo untuk militer negara itu, kata Kepala Riset Pertahanan India dan Pengembangan Organisasi (DRDO) Vijay Kumar Saraswat, Ahad.

"Kami sedang bekerja untuk menciptakan tentara robot yang dapat berfungsi seperti manusia robot. Robot seperti itu memerlukan basis data, kecerdasan buatan untuk melaksanakan tugas dan rencana DRDO untuk membuat robot tersebut," kata Saraswat kepada wartawan.
Ia juga mengatakan bahwa DRDO, penelitian senjata negara Departemen Pertahanan, merencanakan membuat robot untuk mengangkut kargo di pegunungan.Robot tersebut akan dapat menggantikan bagal dalam angkatan bersenjata negara itu.

Penemuan DRDO sebelumnya adalah Daksh yang dioperasikan dari jarak jauh sebagai robot kendaraan yang menangani elektronik, dan telah dipesan oleh tentara India.

Angkatan bersenjata negara itu memesan 20 kendaraan itu pada tahun 2010.

Klik "Like" di Facebook, Penjara 15 Tahun


Warga Thailand harus lebih berhati-hati saat mengakses Facebook. Meski hanya mengklik tombol "Like", ancaman 15 tahun penjara menanti mereka.

Hal itu dikemukakan Anudith Nakornthap, Menteri Komunikasi dan Teknologi Thailand. Menurutnya, meski "Like" atau "Share" hanya bentuk dukungan, itu tetap bisa dianggap melanggar hukum dengan acaman 3-15 tahun penjara.
"Like" atau "Share" seperti apa yang dimaksud? Anudith merujuk pada klik "Like" atau "Share" untuk materi yang menghina Raja, Ratu, atau anggota Kerajaan Thailand lainnya.

Sejauh ini, Anudith mengatakan, ada lebih dari 10.000 halaman Facebook yang diajukan pemerintah untuk dihapus. "Kami telah menginformasikannya kepada Facebook dan meminta bantuan mereka menghapus konten yang menyinggung monarki kami," kata Anudith.

Selama empat tahun terakhir, ada lebih dari 70.000 halaman internet yang diblokir di Thailand dengan alasan mengandung penghinaan terhadap keluarga kerajaan. Berbagai kasus penghinaan pun telah masuk pengadilan dan menghasilkan dakwaan yang cukup keras.

Salah satu kasus yang sedang diproses adalah Chiranuch Premchaiporn, pengelola situs Prachatai. Ia disidang karena di situsnya terdapat komentar yang menghina keluarga kerajaan. Chiranuch mengatakan, ia selalu membaca dan menghapus konten yang dianggap melanggar. Namun menurut jaksa, ia kurang cepat menghapusnya.

sumber : kompas

_______________

One case is being processed is Chiranuch Premchaiporn, Prachatai site manager. He was prosecuted because the site contained derogatory remarks of the royal family. Chiranuch said, he always read and delete content that could be violated. But according to prosecutors, he was not quick enough to remove.

Saat Online, Banyak Anak "Colong" Kartu Kredit Orangtua


Di masa lalu, anak-anak kadang mencuri-curi uang jajan dari uang belanja orangtuanya. Kini, hal itu dilakukan terhadap kartu kredit orangtuanya saat belanja online.

Demikian salah satu temuan dalam survei Norton Online Family yang dilaksanakan perusahaan software keamanan Symantec seperti disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com.
Menurut hasil survei itu, sebanyak 23 persen orangtua melihat anaknya menjadi boros setelah diizinkan memakai kartu debit atau kredit mereka untuk berbelanja online. Tapi, yang lebih merisaukan, sebanyak 30 persen orangtua mengatakan bahwa anak-anak memakai kartu kredit orangtuanya tanpa izin saat belanja online.

Menurut Effendy Ibrahim, Internet Safety Advocate & Director, Asia, Consumer Business, Symantec orangtua sebaiknya melakukan diskusi terbuka dengan anak-anak mereka mengenai penggunaan internet.

"Meskipun 63% orang tua mengatakan mereka berbicara kepada anak-anak mereka mengenai keamanan saat online, sepertiga (34%) tetap secara diam-diam mengecek penggunaan online anak mereka dan 25% mengecek jejaring sosial anak-anak mereka tanpa sepengetahuan anak-anak tersebut," ujar Effendy.

Dikatakan bahwa sekitar 62 persen anak di seluruh dunia terpapar pengalaman negatif saat online. Sebanyak 39 persen bahkan mengalami pengalaman yang serius seperti menerima gambar yang tidak pantas, jadi korban bullying atau jadi korban penjahat cyber.

Jika aktif menggunakan jejaring sosial, risiko anak-anak terpapar hal-hal negatif pun meningkat. Angkanya menjadi 74 persen bagi pengguna jejaring sosial dan 38 persen bagi yang bukan.

______________

According to the survey, as much as 23 percent of parents see their children become wasteful after being allowed to use their credit or debit card to shop online. But, more troubling, as much as 30 percent of parents say that children use their parents credit card without permission when shopping online.


Sumber : Kompas

Ibu Steve Jobs Tak Tahu Kematian Putranya?

Berita tentang meninggalnya sang visionaris, Steve Jobs telah terpublikasi secara meluas di seluruh dunia. Berita duka ini bahkan sempat merajai headline berbagi media selama berhari-hari. Namun siapa sangka justru orang yang paling penting dalam hidupnya justru tidak tahu kabar tersebut.

Steve Jobs

Orang tersebut adalah Joanne Simpson, ibu biologis Steve Jobs. Wanita berusia 79 tahun tersebut saat ini tengah dirawat di rumah sakit Los Angeles akibat penyakit mental yang sudah lama dideritanya. Sebagaimana dilansir dari dailymail, Joanne bahkan tidak bisa mengingat siapa dirinya.
Joanne sendiri memang bukan orang yang membesarkan Steve. Dia telah menandatangani surat persetujuan dengan keluarga Jobs untuk mengadopsi putranya pada tahun 1955, sejak Steve masih bayi. Semua itu dilakukan karena dia ingin anaknya mendapat kehidupan dan pendidikan yang layak.

Fakta ini memang cukup mengharukan. Pasalnya, walaupun sudah meninggal dunia sejak 6 Oktober 2011 lalu, namun cerita di balik kematian Steve Jobs masih terus bergulir. Pria dengan otak super tersebut ternyata menyimpan sejuta sisi yang tak pernah dibayangkan orang sebelumnya.

Steve sendiri sebenarnya adalah anak kandung dari pasangan Abdulfattah John Jandali dan Joanne Simpson. Keduanya tidak sempat menikah karena dipisahkan oleh orang tua Joanne yang tidak menginginkan putrinya menikah dengan orang Syria. Steve pun kemudian diadopsi keluarga Jobs. Hingga hari kematiannya, Steve belum pernah bertemu dengan ayah kandungnya.

__________

Joanne itself is not the person who raised Steve. He has signed a letter of approval by the Jobs family to adopt her son in 1955, since Steve was a baby. All was done because he wanted his son to get a life and a decent education.

Robot Pembantu Lansia

TOKYO - Sebuah robot baru dengan kualitas sensor tinggi dan teknologi kontrol yang fleksibel membuat Jepang selangkah lebih maju dalam memberikan perawatan yang berkualitas tinggi untuk pertumbuhan populasi lansia.

Robot yang dikembangkan oleh para peneliti di RIKEN dan Tokai Rubber Industries (TRI), mampu mengangkat pasien dengan berat badan maksimal 80kg dari lantai ke tempat tidur dan ke kursi roda. Ini dapat mengurangi salah satu tugas perawat yang cukup sulit dan memakan banyak energi.

Robot RIBA II yang mampu membantu Lansia

Diperkirakan populasi lansia Jepang di tahun 2015 yang membutuhkan perawatan lebih lanjut berjumlah 5,7 juta orang, Jepang menghadapi kebutuhan mendesak untuk membantu tugas perawatan pada rumah sakit. Salah satu tugas yang paling berat bagi perawat ialah melakukan tugas tersebut. Mereka melakukannya rata-rata 40 kali setiap hari.
Ditahun 2009, RIKEN-TRI Collaboration Center (RTC) pernah membuat robot dengan nama RIBA (Robot for Interactive Body Assistance) yang dirancang untuk membantu tugas perawat. Robot generasi pertama ini mampu mengangkat pasien dari tempat tidur ke kursi roda dan sebaliknya. Namun robot ini memiliki keterbatasan fungsional dalam melakukan tugasnya.

RIBA-II merupakan Robot baru RTC yang dapat mengatasi keterbatasan dengan kekuatan tambahan dan fungsionalitas yang lebih banyak. Sendi baru yang dipasang di dasar robot dan punggung bawah membuat RIBA-II bisa berjongkok dan mengangkat pasien dari kasur di lantai, tugas yang paling berat secara fisik untuk perawatan. Demikian seperti dikutip Japan Today, Minggu (7/8/2011).

Robot generasi kedua ini dapat menyelesaikan tugas baru tersebut dengan baik karena memiliki Smart Rubber sensors, yang dipasang di lengan dan dada robot. Sensor tersebut memungkinkan RIBA-II untuk mendeteksi berat badan seseorang dengan cepat melalui sentuhan. Sehingga menjamin keselamatan pasien.

Di masa depan, peneliti RTC akan bekerja sama dengan mitra keperawatan untuk menguji RIBA-II dan menyesuaikan lebih lanjut pada kebutuhan pengasuh dan pasien mereka, sementara itu mereka juga mengembangkan aplikasi baru seperti rehabilitasi.

TRI bertujuan untuk membantu perawatan dengan memberikan robot seperti RIBA-II ke pasar internasional dalam waktu dekat. Dengan harapan dapat mendukung dan membatu populasi lansia yang selalu bertambah di seluruh dunia.

___________

This second-generation robot can complete the new task well because it has a Rubber Smart sensors, mounted on a robot arm and chest. The sensor allows the RIBA-II to detect a person's weight quickly through touch. Thus ensuring patient safety.

Cari Artikel

Followers

Back To Top