Tuesday, October 7, 2014

Yoshizumi, Intelijen Jepang Yang Berbalik Menjadi Mengabdi Untuk Indonesia

Jepang mengirim pasukannya ke Indonesia untuk mendudukinya. Tapi serdadu yang satu ini justru mempersembahkan hidupnya buat Indonesia.

SUKARNO menghormati dua tentara Jepang yang berjuang untuk Indonesia. Selain Ichiki Tatsuo, seorang lainnya adalah Tomegoro Yoshizumi.

Yoshizumi lahir di Oizumi-Mura Nishitagawa pada 1911. Ketika berusia 21 tahun, dia menjadi satu dari sekian banyak spion militer Jepang yang dikirim ke Selatan (Hindia Belanda). Kala itu, Jepang mengirim banyak spionnya ke berbagai negeri untuk berbagai tujuan, yang tak melulu politik dan militer.



“Sejak membuka diri, Jepang memaksimalkan kerja-kerja spionase untuk memakmurkan bangsanya,” tulis Wenri Wanhar, wartawan Historia, dalam bukunya, Jejak Intel Jepang: Kisah Pembelotan Tomegoro Yoshizumi. Para spion Jepang itu menyamar dengan menjalankan beragam profesi, dari pengusaha warung kelontong hingga rumah bordil.

Yoshizumi menyamar sebagai pekerja di Toko San’yo, toko milik salah seorang familinya. Setelah itu, dia terjun berbisnis dan berhasil menjadi saudagar. Dia membangun relasi dengan banyak orang, baik di Jawa maupun luar Jawa seperti di Sulawesi.

Pada 1935, Yoshizumi melakoni peran sebagai wartawan di Nichiran Shogyo Shinbun. Selain memberitakan kemenangan Jepang atas Rusia pada 1905, koran ini gencar mengkampanyekan jargon “Asia untuk Asia” dan “Jepang saudara tua”, sehingga menuai respons keras dari pemerintah Hindia Belanda. Melalui tulisannya di Tohindo Nippo, koran hasil fusi Nichiran Shogyo Shinbun dan Jawa Nippo, Yoshizumi menggalang persatuan orang-orang Jepang di Hindia Belanda.


Awal 1941, Yoshizumi, redaktur Tohindo Nippo, dideportasi Pemerintah Hindia Belanda karena aktivitas jurnalismenya. Di Jepang, dia menjalin koordinasi dengan Kaigun atau Angkatan Laut Jepang. Dia lalu dipekerjakan untuk mengamati dan ikut operasi di Selatan, termasuk Indonesia.

Yoshizumi ditangkap pemerintah Hindia Belanda sehari setelah Jepang menyerbu Pearl Harbor di Hawaii, 8 Desember 1941. Dia menjalani penahanan yang berat di Australia. Namun, penahanan tersebut membuatnya berubah 180 derajat. Hal itu dikatakan sendiri oleh Nishijima, sahabat Yoshizumi. “Yoshizumi yang sebelumnya seorang sayap kanan nasionalis Jepang yang antikomunis menjadi seorang Marxis,” tulis Wenri.

Idealisme kiri itulah yang kemudian membuatnya bersimpati terhadap gerakan kemerdekaan Indonesia dan membawanya menjadi satu dari beberapa tokoh kunci Jepang yang membantu mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Yoshizumi, ketika mengepalai bagian intelijen Kaigun Bukanfu (kantor penghubung AL Jepang), aktif membangun jaringan dan merancang gerakan bawah tanah. Pertemuan Yoshizumi –dan Nishijima– dengan Tan Malaka di rumah Ahmad Subardjo tak lama setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus membuatnya melangkah lebih besar dalam berjuang.

“Pendek kisah, dua orang Jepang itu minta dibaiat menjadi Indonesia,” tulis Wenri. Tan Malaka memberi nama Indonesia “Hakim” untuk Nishijima dan “Arif” untuk Yoshizumi.


Yoshizumi melibatkan diri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mula-mula dia mencuri barang-barang di gudang Markas Besar Kaigun Bukanfu lalu menjualnya di pasar gelap. Uang hasil penjualan diberikan kepada Tan Malaka untuk dana perang gerilya. Yoshizumi juga menemani Tan Malaka ke Banten. Dari Banten, dia pergi ke Surabaya. Dia menjalin kontak dengan Affandi, pemimpin serikat buruh PAL, galangan kapal di daerah Ujung, Surabaya. Kepada Affandi, dia memberi masukan soal pendirian pabrik senjata di Mojopanggung, Blitar, dan Kediri.

Tomegoro Yoshizumi gugur pada 10 Agustus 1948 di Blitar, Jawa Timur ketika bergerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kini, makamnya bisa dijumpai di Taman Makam Pahlawan, Blitar, Jawa Timur.

sumber : viva
SELENGKAPNYA - Yoshizumi, Intelijen Jepang Yang Berbalik Menjadi Mengabdi Untuk Indonesia
  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 1 comments

    Jenis Manga Berdasarkan Pembacanya

    Siapa yang tidak mengetahui negara asal Doraemon yang satu ini? Ya, Jepang. Negeri bunga sakura ini memang sudah terkenal hampir di seluruh dunia dalam memproduksi manga berkualitas atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan komik. Komik Jepang ini memang cenderung digandrungi oleh berbagai kalangan karena menawarkan banyak cerita menarik yang patut untuk dibaca dan dinikmati.

    Di Jepang sendiri komik dibagi berdasarkan sasaran pembacanya, seperti kodomo (anak-anak), shoujo (remaja perempuan), shounen (remaja laki-laki), josei (perempuan dewasa), dan seinen (pria dewasa). Pembagian jenis komik Jepang ini sudah lama diterapkan di negara ini, sehingga memudahkan pembaca untuk membelinya. Namun, di Indonesia sendiri pembagian jenis komik untuk para pembacanya masih sedikit kurang jelas. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mulai mengenali lebih dalam tentang 5 jenis komik Jepang sebagai berikut:

    Jenis Komik Anak-Anak (Kodomo)
    Di Jepang, komik genre anak-anak sangat mudah dikenali karena ceritanya yang ringan dan biasa ditampilkan dalam tokoh anak-anak. Alur ceritanya pun lebih cenderung ringan dan biasanya bertema persahabatan dan terkadang petualangan ringan. Contoh dari komik Jepang anak-anak yang mungkin kita kenal adalah Doraemon, Ninja Hatori, Arale, Kobo-Chan, P-Man dan masih banyak lagi.

    Jenis Komik Remaja Perempuan (Shoujo)
    Remaja putri merupakan sasaran dari komik genre remaja perempuan ini. Hal ini dikarenakan cerita yang ditampilkan oleh komik ini lebih cenderung menceritakan tokoh utama yang sebagian besar adalah perempuan.

    Tokoh utamanya ini biasanya terlibat dalam kisah percintaan di kehidupan sekolah yang terkadang di warnai intrik-intrik kecil yang menyentuh hati pembaca. Contoh dari komik Jepang remaja perempuan yang kita kenal adalah Fruits Basket, Esper Mami, Sailormoon, dan sebagainya. Selain itu, komik Shoujo ini juga sering dikemas dalam bentuk komik serial cantik yang tidak terdiri dari episode-episode yang panjang.

    Komik Jepang Perempuan Dewasa (Josei)
    Komik genre perempuan dewasa ini memang sekilas hampir mirip dengan komik shoujo, tapi alur ceritanya lebih rumit dan kompleks sehingga sedikit sulit dipahami oleh perempuan usia remaja. Cerita yang ditampilkan komik josei lebih cenderung mengambil setting di kampus, dunia kerja, rumah, dan sebagainya. Namun, tidak juga membatasi juga pengambilan setting di sekolah SMA dan tetap dalam alur cerita yang kompleks serta tetap romantis.

    Contoh dari komik genre ini adalah Hana Yori Dango, Perfect Girl Evolution, Topeng Kaca, dan sebagainya. Dan satu lagi, komik josei ini tak segan untuk menampilkan adegan “dewasa” secara eksplisit sehingga para produsen komik di Indonesia biasanya memberikan label “dewasa” pada sampul komik tersebut.

    Komik Jepang Remaja Laki-Laki (Shounen)
    Sasaran dari komik shounen adalah para remaja laki-laki. Hal ini dapat dilihat dari tokoh utama cerita merupakan laki-laki dan lebih cenderung terlibat dalam sebuah petualangan seru yang diwarnai intrik-intrik perkelahian, pertempuran magis, pertempuran pedang, duel antar robot, dan sebagainya. Contoh dari komik remaja ini, antara lain Naruto, Bleach, Bakuman, Yu-Gi-Oh, Hunter x Hunter, Captain Tsubasa, Samurai-X, Slam Dunk, One Piece, Dragon Ball, dan sebagainya.

    Komik Jepang Pria Dewasa (Seinen)
    Komik yang satu ini memiliki target para pria dewasa yang memiliki alur cerita lebih kompleks ketimbang komik shounen. Komik seinen sekilas memang mirip dengan shounen, namun intrik cerita yang ditampilkan cenderung lebih berat, kasar, humor dewasa, dan membutuhkan pemikiran yang lebih rumit. Contoh dari komik genre pria dewasa ini, antara lain Gantz, Initial D, Otoboke, Kariage, dan sebagainya.

    Sebagai tambahan, komik Crayon Shinchan pun termasuk dalam genre seinen karena menampilkan alur cerita yang mengandung humor dewasa dan isinya pun mengenai lebih cenderung mengajarkan orang dewasa agar dapat memahami pemikiran anak-anak.

    Jadi, sudahkan Anda mengetahui jenis komik Jepang yang dibagi berdasarkan pembacanya? Dengan demikian Anda tidak akan salah lagi untuk menentukan komik yang cocok untuk diri sendiri dan anak-anak. Hal ini dikarenakan, alur dan tujuan dari masing-masing komik memiliki tingkat kerumitan yang berbeda-beda. Bukankah begitu? Mari bijak dalam memilih!

    sumber : viva
    SELENGKAPNYA - Jenis Manga Berdasarkan Pembacanya
  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 comments

    Unik! Monyet Ini 'Berprofesi' Sebagai Bidan!


    Peking - Untuk semua makhluk hidup, melahirkan adalah momentum luar biasa. Namun, yang luar biasa, seekor monyet ikut andil dalam proses persalinan sesamanya: dengan berperan sebagai bidan.

    Peristiwa seekor monyet membantu sesamanya yang melahirkan, sebelumnya amat jarang terekam secara detil - lewat foto atau video. Pada 2013, sekelompok ilmuwan menyaksikan monyet berbulu hitam-putih, berhidung pesek sedang membantu proses persalinan sesamanya. Namun hanya sedikit detil tentang interaksi mereka yang dipublikasikan.

    Di alam liar, binatang ditakdirkan untuk bersalin sendirian. Seekor betina biasanya babaran tanpa bantuan, menyendiri di tempat lain. Tak seperti ibu manusia yang melahirkan dengan bantuan, juga intervensi yang dimungkinkan agar prosesnya berjalan mulus.

    Baru-baru ini para ilmuwan Tiongkok menjadi saksi monyet langur atau lutung membantu kelahiran betina lain. Dan mereka mendokumentasikannya dengan baik. Saat itu, Meng Yao, asisten profesor di Peking University, Beijing dan para koleganya sedang meneliti sekelompok lutung berkepala putih yang hidup di alam liar di China.

    Meski merupakan endemik di sana, spesies tersebut amatlah jarang, hanya ada 800 ekor yang hidup bebas - membuat mereka ada dalam daftar primata paling terancam punah di dunia.
    Quote:
    "Sebelum insiden ini, kami telah menyaksikan sejumlah kelahiran dalam kelompok langur itu," kata Profesor Yao seperti dikutip dari BBC Earth, Selasa (7/10/2014). Namun, tambah dia, pada masing-masing kelahiran, lutung tersebut hanya mengandalkan dirinya sendiri.
    Di antara mamalia lainnya, wajah bayi manusia biasanya menjauh dari muka perempuan yang melahirkannya. Dan ukurannya yang besar membuat para ibu sulit untuk menarik anaknya keluar sendirian.

    Sementara, pada primata lainnya, termasuk kera, anak mereka lahir dengan wajah menatap sang induk -- yang biasanya bisa melahirkannya sendiri dengan menarik serta mendorong keluar bayinya.

    "Para betina selalu melahirkan sendiri. Yang lain baru menangani si bayi beberapa jam setelah kelahiran.

    Dalam jurnal Primates, Profesor Yao dan para koleganya mendeskripsikan kejadian monyet yang berperan jadi bidan di Nongguan Hills, Guangxi, China. Di dekat Chongzuo Biodiversity Research Institute, Peking University.

    Di sana, antara kawanan jantan dan betina, seekor lutung berusia 5 tahun melahirkan untuk kali pertamanya.

    Saat ia akan mengeluarkan bayinya, betina lain ikut andil. 'Bidan' itu berusia 14 tahun dan sudah 5 kali melahirkan -- salah satunya bahkan di hari yang sama.

    Melihat seekor monyet berperan sebagai bidan sangat mengejutkan para ilmuwan yang menyaksikannya. "Perilakunya sangat tak terduga," kata Profesor Yao. "Betina itu secara aktif mendekati sesamanya yang akan melahirkan, menarik bayi keluar dari jalan lahir. Uniknya, sang induk tak keberatan dengan tindakannya."

    "Fenomena 'bidan' nyaris tak terdengar di kalangan primata non-manusia." Para peneliti berhasil mencatat urutan lengkap perilaku secara rinci, antara induk maupun 'bidan,' dan interaksi mereka setelahnya.

    Begini urutannya: sang bidan duduk dan melihat betina lain yang lebih muda mengalami 70 konstraksi. Ia mendekat ketika kepala dan bahu si bayi terlihat. Lalu berdiri dengan dua kaki belakangnya dan meraih bayi yang baru lahir dengan kedua tangannya, kemudian menariknya ke dadanya.

    Dalam 18 detik, ia menarik bayi secara keseluruhan dari jalan lahir sang induk, kemudian menjilatinya.

    Akhirnya, si induk meminta bayinya, betina yang lebih tua tak keberatan menyerahkannya. Sang bidan kemudian duduk di samping induk baru untuk sementara waktu.

    Para ilmuwan hanya bisa berspekulasi tentang perilaku tersebut. "Kebidanan adalah praktik umum di kalangan manusia. Diyakini menjadi perilaku unik orang," kata Profesor Yao.

    Namun, itu mungkin biasa di kalangan primata lain, tak seperti yang dikira sebelumnya. Tapi, hanya dimungkinkan pada spesies di mana betina tak membentuk hirarki dan berkompetisi satu sama lain.

    Kera dan babon misalnya, lebih mungkin untuk menculik bayi satu sama lain daripada membantu sesama betina melahirkan. 
     
    sumber : viva
    SELENGKAPNYA - Unik! Monyet Ini 'Berprofesi' Sebagai Bidan!
  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 comments

    Facebook Bikin Drone Untuk Daerah Terpencil Akses Internet

    Facebook dikabarkan akan menyediakan akses internet nirkabel di daerah-daerah terpencil. Caranya dengan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak yang memanfaatkan tenaga sinar matahari.

    Quote:
    Pimpinan di proyek itu memberikan fakta yang cukup mengagetkan. Seperti di kutip The Verge, Jumat (26/9/2014), ukuran drone tersebut akan sama dengan pesawat jumbo jet Boeing 747. Drone itu pun kabarnya bisa terbang selama satu tahun nonstop.
    "Untuk bisa menerbangkan pesawat tanpa awak ini selama setahun nonstop, pesawat itu harus terbang di atas cuaca, juga di atas jalur penerbangan lain," ujar Yael Maguire, Engineering Director di Facebook Connectivity Lab.


    Maguire juga membandingkan drone tersebut dengan mobil Toyota Prius. Ia mengatakan bahwa dimensi drone itu akan setara dengan 6 atau 7 buah Toyota Prius, namun beratnya tak lebih tinggi dari empat buah ban mobil.

    Masih menurut Maguire, mereka akan mulai menguji drone itu pada tahun 2015 di Amerika Serikat. Selanjutnya drone itu akan beroperasi di sejumlah negara yang terletak di Amerika Selatan, Afrika, serta Asia.

    Sebelumnya Google juga pernah mempunyai proyek serupa yang bernama Project Loon. Bedanya, Google menggunakan balon udara sebagai alat transportasinya. Namun hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai Project Loon.
    SELENGKAPNYA - Facebook Bikin Drone Untuk Daerah Terpencil Akses Internet
  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 comments

    7 Fakta Unik Dari Orangutan

    1. Orangutan Sumatera merupakan satu spesies tersendiri yang dikenal sebagai Pongo abelii, sedangkan Orangutan Kalimantan terbagi menjadi 3 sub-spesies yaitu Pongo pygmaeus-pygmaeus, Pongo pygmaeus wurmbi, dan Pongo pygmaeus morio.

    2. Orangutan Sumatera merupakan salah satu spesies yang masuk dalam kategori terancam punah (critically endangered).

    image by http://orangutannutrition.weebly.com

    3. Dibandingkan saudara dekatnya orangutan Sumatera lebih sering menghabiskan waktunya untuk bergerak diantara pohon-pohon daripada bergerak pindah menyusuri tanah.

    4. Orangutan Sumatera saat ini hanya dapat dijumpai secara alami di bagian utara Pulau Sumatera, meskipun saat ini sedang dilakukan upaya reintroduksi orangutan Sumatera di Jambi. Sedangkan orangutan Kalimantan tersebar di seluruh pulau Kalimantan.

    5. Orangutan Sumatera menggunakan 54 jenis alat untuk memperoleh serangga atau madu dan 20 alat untuk membuka dan menyiapkan buah. Diperkirakan 65% Orangutan Sumatera menggunakan alat untuk makan.

    6. Analisis DNA menyimpulkan bahwa orangutan memiliki 97% kesamaan genetik dengan manusia, sehingga mudah terjadi penularan penyakit dari orangutan ke manusia ataupun sebaliknya (zoonosis).

    7. Orangutan Sumatera lebih sosial dibandingkan Orangutan Kalimantan.
    SELENGKAPNYA - 7 Fakta Unik Dari Orangutan
  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 comments